TERKINI$type=one$count=3

Parpol Masih Getol Rekrut Mantan Napi Koruptor, Kenapa..??

JAKARTA, RADARJAKARTA.NET— Pantaskah jika mantan napi koruptor ditarik kembali oleh parpol..?? Ini jenis pertanyaan etis, bukan ...

JAKARTA, RADARJAKARTA.NET— Pantaskah jika mantan napi koruptor ditarik kembali oleh parpol..?? Ini jenis pertanyaan etis, bukan pertanyaan legalistik.

Baru-baru di ada debat terbuka antara Achmad Baidowi dengan Ray Rangkuti via Metro-TV. Pasalnya Romahurmuziy (Romi) mantan Ketua Umum PPP mantan napi koruptor ditarik kembali oleh PPP.

Romi terlihat aktif di kegiatan PPP Yogyakarta saat menyambut kedatangan Anies Baswedan ke Yogyakarta dalam salah satu acara parpol tersebut. 

Ngapain juga Anies yang Gubernur Jakarta datang ke acara PPP di Yogyakarta itu..? Mungkin Romi atau Anies bisa menjelaskannya.

Lalu Metro-TV juga tayangkan aktifnya mantan koruptor lainnya. Ada Andi Mallarangeng Partai Demokratnya AHY, juga M. Nazaruddin Partai Demokrat versi KLB-Moeldoko.

Sebelumnya kita juga mendengar banyak mantan napi koruptor yang “diberi jalan” oleh parpol untuk bisa menjabat berbagai jabatan publik, termasuk di lingkungan Badan Usaha Milik Negara.

Fenomena mantan napi koruptor yang kembali aktif di (atau ditarik kembali oleh) parpol ramai jadi perbincangan publik. Maka kembali pertanyaan diawal tadi relevan untuk diajukan.

Pantaskah jika mantan napi koruptor ditarik kembali oleh parpol..?? Sekali lagi, ini jenis pertanyaan etis, bukan pertanyaan legalistik.

Sementara, sebagian pihak bisa saja berargumentasi berdasar asas legalistik. Katanya, “Kan sudah menjalani hukuman...!? Maka ia seolah sudah menebus segala kesalahannya. Maka ia berhak dong untuk kembali berkiprah di partai politik. Itu kan haknya..!".

Iya, memang seperti itulah argumentasi ala pemikiran legalistik. Tapi kalau pertanyaannya soal kepantasan, maka kita sebenarnya diajak untuk menggeser paradigma kita dari yang legalistik menuju ke alam pikir etis. 

Ini soal kepatutan, dan juga soal fatsun dan marwah parpol itu sendiri.

Partai politik yang masih mau menerima mantan napi koruptor untuk menjadi kadernya jelas perlu dipertanyakan soal keseriusan serta komitmennya dalam pemberantasan korupsi. 

Apakah ada yang mau rumahnya di jaga satpam mantan perampok yang malahan pernah menjarah rumahnya..??

Apakah jargon anti-korupsi parpol itu cuma sekedar sloganisme..??

Karena dicurigai, di belakang parpol, ternyata ada pihak yang ngiler dengan dana hasil korupsi, yang akan diperoleh sebagai mahar atau bahkan upeti dari para mantan napi koruptor itu. Walahuallam...??

Kita juga belum lupa saat DPR-RI, entah kenapa menolak RUU Perampasan Aset Tindak Pidana, dan RUU Pembatasan Transaksi Uang Kartal untuk masuk dalam Prolegnas (Program Legislasi Nasional). 

Padahal naskah akademik dan Rancangan Undang-Undangnya sudah disiapkan dan diajukan oleh pihak pemerintah sejak lama.  Ya kenapa..? Apakah soal pemberantasan korupsi bukan prioritas bagi mereka yang saat ini duduk di DPR-RI..?

Bukankah kita semua sepakat bahwa tindak pidana korupsi itu kategorinya adalah kejahatan luar biasa (extra ordinary crime)..!!

Ada pendapat yang bilang, bahwa memberantas korupsi itu paling efektif adalah dengan memiskinkan si pelakunya. Lantaran jadi miskin itulah yang paling ditakuti oleh para koruptor.

Lalu, apakah RUU Perampasan Aset Tindak Pidana yang bisa (memungkin) secara legal bisa memiskinkan para koruptor, serta membatasi transaksi uang kartal adalah hal yang ditakuti mereka yang saat ini duduk di DPR-RI..??

Apakah parpol yang saat ini punya kader di DPR-RI tidak punya itikad dan tekad yang kuat untuk “menugaskan” kadernya agar segera menuntaskan RUU tersebut..? Kenapa malah ditolak..?

Sebagai gambaran saja, saat ini DPR-RI yang terdiri dari 575 kursi itu tersusun sebagai berikut: PDIP 128 kursi (22%), Golkar 85 kursi (15%), Gerindra 78 kursi (14%), NasDem 59 (10%), PKB 58 kursi (10%), Demokrat 54 kursi (9%), PKS 50 kursi (9%), PAN 44 kursi (8%), dan PPP 19 kursi (3%). 

Mengapa 575 orang itu menolak RUU Perampasan Aset Tindak Pidana dan RUU Pembatasan Transaksi Uang Kartal untuk masuk dalam Prolegnas..?

Apakah, ini yang menyebabkan banyak parpol jadi masih getol menerima kembali (dan merekrut) para mantan napi koruptor..? Demi apa..?

“Power does not corrupt men. Fools, however, if they get into a position of power, corrupt power!” – George Bernard Shaw.

(Oleh : Andre Vincent Wenas, pemerhati ekonomi-politik. 
Referensi:
https://www.youtube.com/watch?v=OaVvGseESws 
https://nasional.kompas.com/read/2021/12/16/07340571/ruu-perampasan-aset-belum-jadi-prioritas?page=all 
https://money.kompas.com/read/2021/08/06/105109026/eks-napi-koruptor-jadi-komisaris-anak-bumn-apakah-melanggar-hukum?page=all 
https://www.suara.com/news/2022/02/04/113408/soroti-sejumlah-mantan-terpidana-korupsi-balik-ke-parpol-pengamat-mestinya-partai-cari-orang-orang-bersih


(Rilis/ES)

Nama

Aceh,145,Aceh barat daya,1,Aceh besar,7,Aceh kab Simeuleu,1,Aceh Selatan,3,Aceh Singkil,41,Aceh Tamiang,42,Aceh tengah,117,Aceh tenggara,2,Aceh timur,7,Aceh Utara,4,Aharuddin,1,Ambon,1,Angkola,1,Asahan,11,B9gor,1,Babar parittiga,1,Babel,1,Badung Barat,1,Bagan batu,3,Bagan sapta permai,1,Bagan siapi-api,1,Bagan Sinembah,6,Baharkam,3,Bali,7,Balige,3,Balikpapan,3,Banda Aceh,69,BANDAR LAMPUNG,13,Bandar lampunh,1,bandung,74,Bandung barat,91,Banga,1,Bangka,276,Bangka barat,6,Bangka Belitung,27,Bangka selatan,2,Bangka tengah,4,BANGKINANG,2,Banjarnegara,2,Bantaeng,10,Banten,16,Banyuasin,2,Banyumas,13,banyuwangi,5,Baradatu,3,Barito Utara,1,Baru bara,2,Batam,4,Batang,75,Batu Bara,337,Batu bata,2,Batubara,388,Baturaja,1,Batusangkar,1,Baubau,1,Bekasi,118,Bekasi Terkini,1,Bekasi Terkini Daerah,1,Belawan,8,Belida Darat,1,Belimbing,1,Belinyu,14,Belopa,5,Belu,1,Bener meriah,1,Bener meriah,52,Bengkalis,5,Bengkulu,11,berita terkini,439,Bireuen,2,Bisnis,4,Blangkejeren,1,Blitar,8,Bnadung Barat,1,Bogor,103,Bojonegoro,3,Boyolali,5,Brebes,6,calang,1,ciamis,5,Cianjur,5,Cibinong,2,Cikampek,1,Cikarang,5,Cilegon,3,Cilengsi,1,cimahi,7,Cirebon,10,daera,1,Daerah,883,daerah Jakarta terkini,1,Daerah Terkini,214,daerah Terkini nasional,15,daerah Terkini nasional internasional,1,Dairi,1,Dangku,1,Deaerah,1,Deli serang,1,Deliserdang,3,Demak,3,Denpasar,7,Depok,30,Desa Kuripan,1,Desa Ngempit,1,Distrik Kofiau,1,Donggala,2,DPRD Kab. Bekasi,13,DPRD Kota Bekasi,13,Dumai,710,Dunai,1,Duri,4,Ekonomi,84,Farrah,2,Gakalar,1,Garut,3,Gayo Lues,6,Gelumbang,1,Global,1,Gorontalo,1,Gowa,4,gresik,7,Grobogan,2,Gunung kidul,1,Gunung megang,11,Gunung Raja,2,Gunungsitoli,1,Halmahera,3,Hamparan Perak,1,Health info,1,Indramayu,7,Inhu,2,Internasional,33,jakarta,921,Jakarta Terkini daerah,3,jakrta radar jakarta.net,7,Jambi,54,Jateng,3,Jatim,2,Jawa timur,1,Jayapura,5,Jember,2,Jembrana,1,Jeneponto,2,JEPARA,4,Jetis,2,jombang,4,Kab,1,Kab Bandung,46,Kab Bekasi,2,Kab Tangerang,1,kab. bandung,9,Kab. bekas,1,Kab. Bekasi,35,Kab. Katingan,1,Kab. Semarang,2,Kab. Way kanan,1,Kab.Aceh Tengah,1,Kab.Bandung,7,Kab.Bangka,1,Kab.Barito Utara,1,Kab.Batang,1,Kab.Bekasi,90,Kab.Bener Meriah,1,Kab.Bogor,1,Kab.Bondowoso,1,Kab.Bungo,1,Kab.gayo Lues,1,Kab.Jeneponto,1,Kab.Jombang,1,Kab.Kampar,3,Kab.Karawang,1,Kab.Katingan,2,Kab.Kaur,10,Kab.lahat,1,Kab.Lampung Utara,1,Kab.landak,3,Kab.Lebak,2,Kab.Luwu,6,Kab.Madiun,2,Kab.Mamuju,4,Kab.Manggarai,1,Kab.Maros,1,Kab.Nganjuk,1,Kab.Ngawi,2,Kab.Nias,1,Kab.Pasuruan,3,Kab.Ponorogo,10,Kab.Raja Ampat,1,Kab.Serang,3,Kab.Sidoarjo,1,Kab.Simalungun,1,Kab.Sintang,1,Kab.Subang,1,Kab.Sukabumi,1,Kab.Tangerang,5,Kab.Tapanuli Selatan,1,Kab.tulang bawang,2,Kab.Wat kanan,1,Kab.Way kanan,34,Kaban. Bekasi,1,Kabarhakam,4,Kabupaten wajo,1,Kakimantan tengah,1,Kalideres,1,Kalimantan,8,Kalimantan barat,3,Kalimantan Tenga,1,Kalimantan tengah,709,Kalimantan tengah. Terkini,1,Kalimantan timur,2,Kalteng,2,Kampar,26,Kapuas hulu,1,karang wangi,1,Karawang,7,Karimun,1,Karo,1,Katingan,26,Katingan hilir,1,Katingan tengah,3,Kaur,14,Kebumen,1,Kec.Kuok,1,Kec.Paron,1,Kediri,54,Keerom,3,Kelekar,2,Kendal,68,Kendari,2,Kendsri,1,Keranji paidang,1,Ketapang,2,klaten,8,Koba,2,Kota Bekasi,1,kota bumi,1,Kota pangkal pinang,1,Kota Pasuruan,1,Kota Sorong,1,Kota Tangerang,1,Kotabumi,4,Kotawaringin,1,Kotawaringin timur,2,Kotim,1,Kriminal,2,Kuala babe,1,Kuala Bebe,1,Kuala Behe,4,Kuala Kapas,1,Kuansing,1,kudus,1,Kuliner,4,Kutai Kartanegara,1,Labat,1,Labuan Bajo,1,Labuhan,4,Labuhan batu,10,Labuhan selatan,1,Labuhanbatu,189,Labuhanbatu raya,6,Labuhanbatu Selatan,3,Labuhanbatu Utara,7,Labuhanbatu. Terkini,1,Labura,14,Labusel,2,Laguboti,1,Lahar,2,Lahat,208,lamongan,2,Lamping utara,1,Lampung,32,Lampung barat,9,Lampung Selatan,23,Lampung Tengah,2,Lampung timur,2,Lampung Utara,258,Landak,44,Langkat,1,Langsa,1,Lebak,173,Lebak Banten,1,Lebak Selatan,2,Lembak,1,Lhoeksumawe,1,Lhokseumawe,16,Lhoksuemawe,2,Lhoksukon,1,Lhoksumawe,2,Lige,1,Linge,9,Linge Aceh,3,Linge aceh tengah,1,lingga,1,Lingko Lolok,1,Loksumawe,2,Lombo timur,1,Lombok tengah,1,Lombok timur,1,Lubai,1,Lubai ulu,3,Lubuk Linggau,2,Lumanjang,1,Lumut Aceh tengah,1,Lutra,3,Luwu,9,Luwu utara,2,Madina,13,Madinah,1,Madiun,20,Madura,1,Magelang,7,Majalengka,3,Majene,4,Makasar,4,Makassar,110,Malaka,2,Malang,7,Malaysia,1,Maluku,17,Mamas,1,Mamasa,4,Mamuju,316,Mamuju tengah,2,Manado,2,Mandailing,1,Mandailing natal,2,Mandor,2,Manggarai,5,Manggarai Barat,1,Manggarai timur,4,Manokwari,1,Marelan,1,Marina,2,Maros,2,Marsandi,1,Martapura,2,mataram,1,Mateng,85,Medan,62,Medium,2,Melawai,2,Melawi,15,Mempawa hulu,1,mendo barat,1,Menjalin,4,Merak,2,Meranti,1,Merauke,1,Merawang,2,Mesuji,5,Meulaboh,1,Minahasa,1,Mojokerto,6,Morowali,55,Muara Enim,548,Muara enom,1,Muara kuang,1,Muara Teweh,63,Muaratar,1,muaratara,8,Muba,1,Mukomuko,40,Muratara,382,Musi Banyuasin,1,Musi Rawas,1,Musi Rawas Utara,1,Myanmar,1,Nabire,1,Naga raya,1,Nagan,1,Nagan raya,19,Narsandi,1,Nasional,226,nasional Terkini,1,Nasionsl,1,National,1,Natuna,1,News,185,news maker,10,Ngabang,6,Nganjuk,10,Ngantuk,1,Ngawi,3,Ngrayun,1,Nias,1,NTB,1,Ogan Ilir,6,Ogan Komering,2,Oke timur,2,Oku,2,Oku Selatan,3,Oku timur,31,okutimur,1,Olahraga,1,Otomotif,54,Padang,1,Padang lawas,1,Padangsidimpuan,3,Pagaralam,1,Pakpak Bharat,1,Palangkaraya,5,Palembang,210,Palembayan,1,Pali,5,Palopo,1,Palu,10,Paluta,1,Pandeglang,228,Pangkal,1,Pangkal pinang,36,Pangkalan Babat,1,Pangkep,1,Papua,9,Papua barat,3,parepare,1,Pariwisata,5,Pasang kayu,1,Pasangkayu,110,Pasuruan,19,Pati,1,Pekalongan,2,Pekanbaru,114,Pelelawan,1,Pemalang,33,Pemalang Terkini,1,Pemali,1,Pematang Siantar,4,Pemkab Bekasi,16,Pemkot Bekasi,1,Pendidikan,21,Pengetahuan,1,Peristiwa,19,Pesawaran,70,Pide Tékini,1,Pilkada,2,polewali mandar,1,Polhukam,276,politik,5,Polman,14,Ponorogo,54,Pontianak,4,Popular,1,Porsea,1,Prabumulih,1,Pringsewu,1,probolinggo,5,Purwakarta,3,Purwokerto,2,Purworejo,1,radar jakarta.net,225,ragam,1,Raja Ampat,65,Rambang niru,3,Rantau Prapat,3,Rantau prapatan,1,Redelong,86,Redelung,1,regional,18,RIAU,8,Rokan hilir,7,Salatiga,2,Samarinda,2,Sambas,1,Samosir,1,Sampit,11,Samuda,1,Sanggau,1,Saumlaki,1,Sei rampah,2,Sei Tampang,1,Selayar,231,Selebriti,2,Semarang,27,Sengah temila,3,Sengkang,1,Serang,24,Serang Banten,1,Serdang Bedagai,35,Serdang berangan,1,Sergai,2,Seruyan,1,Siak,3,Siantar,2,Siborong-borong,1,Sidas,3,Sidempuan,2,Sidikalang,1,Sidoarjo,18,Sidoharjo,1,Sigli,1,simalungun,54,Simeuleu,1,Singkawang,1,Singkil,2,Sintang,2,Sipungguk,2,Sleman,4,Solo,5,Solok,1,solok selatan,1,Sopeng,1,Sorong,5,Sorong selatan,6,Sosok,1,Subang,12,Subulussalam,1,Sukabumi,124,Sulawesi Barat,1,Sulawesi Selatan,4,Sulawesi tengah,2,Sulawesi tenggara,1,Sulsel,2,Sumatera Selatan,8,Sumatera Utara,2,Sumba barat daya,1,Sumbawa,3,Sumenep,4,Sumut,3,Sungai liat,1,Sungai Rotan,1,Sungailiat,10,Surabaya,55,Surakarta,4,Takalar,93,Takengo,3,Takengom,2,Takengon,384,Takengon Terkini,1,Talang Padang,1,Tamilah,1,Tanah Jawa,1,tangerang,19,Tangerang Selatan,3,Tanggamus,1,Tanimbar,1,Tanjung agung,5,Tanjung Alai,3,Tanjung Enim,1,Tanjung Pandan,1,tanjungpinang,1,Tapanuli selatan,29,Tapsel,7,Taput,1,Tasikmalaya,20,Tebo,7,Technology,90,Teekini,1,Tegal,1,tekini,1,Temanggung,2,Tembilahan,1,Tengah,1,Ter,1,terijin,1,Terk,1,Terkait,1,Terkini,12056,Terkini Bekasi Daerah,2,Terkini Bekasi Jakarta Nasional,1,Terkini Daerah,102,terkini daerah Jakarta,5,Terkini Daerah Nasional,1,Terkini Jakarta,3,Terkini Opini,1,terkini⁴,1,Terkni,1,Tkengon,1,Toba,3,Tobadak,1,tokyo,2,Toraja,1,Tulang Bawang,7,Tulang bawang barat,1,Tulung agung,1,Tulungagung,2,Twekini,2,Waisai,13,Wajo,2,Way kanan,285,way kanan Lampung,1,Waykanan,1,Wisata,1,wonogiri,1,Wonosobo,1,Wotgalih,1,Yogyakarta,17,
ltr
item
radarjakarta.net: Parpol Masih Getol Rekrut Mantan Napi Koruptor, Kenapa..??
Parpol Masih Getol Rekrut Mantan Napi Koruptor, Kenapa..??
https://lh3.googleusercontent.com/-E-1zCEwXu2U/Yf86b7-aEwI/AAAAAAAA658/Bl03qHmfyjAS_FS6FLdhuR1JTwB8buzogCNcBGAsYHQ/s1600/1644116587767364-0.png
https://lh3.googleusercontent.com/-E-1zCEwXu2U/Yf86b7-aEwI/AAAAAAAA658/Bl03qHmfyjAS_FS6FLdhuR1JTwB8buzogCNcBGAsYHQ/s72-c/1644116587767364-0.png
radarjakarta.net
https://www.radarjakarta.net/2022/02/parpol-masih-getol-rekrut-mantan-napi.html
https://www.radarjakarta.net/
https://www.radarjakarta.net/
https://www.radarjakarta.net/2022/02/parpol-masih-getol-rekrut-mantan-napi.html
true
648782575313724783
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy