TERKINI$type=one$count=3

Danpomdam 1/BB Melepas Rindu ke Mundam, Kolonel Cpm Anggiat Napitupulu, SH., MSc : "Hanya Nek Ijah yang Berani Tampar Saya"

  DUMAI, RADARJAKARTA.NET—  Perjalanan hidup tidak ada yang tahu muaranya. Namun dalam perjalanannya, kerap meningga...



 
DUMAI, RADARJAKARTA.NET— 
Perjalanan hidup tidak ada yang tahu muaranya. Namun dalam perjalanannya, kerap meninggalkan kenangan yang sulit untuk dilupa. Hal itu juga yang dirasa Komandan Polisi Militer Daerah Militer (Danpomdam) 1/Bukit Barisan, Kolonel Cpm Anggiat Napitupulu, SH., MSc.
Saat di temui disela Kunjungan Kerja ke Mako Subdenpom 1/3-1 Dumai, beliau bercerita tentang kenangan dan kerinduan tersendiri terhadap Kelurahan Mundam Kecamatan Medang Kampai Kota Dumai.
Disela kunjungan, beliau sempatkan diri berkunjung ke rumah warga yang sudah dianggap sebagai orang tua angkatnya.

"Namanya Nek Ijah. Saya kenal beliau karena sering menumpang mandi di sumur belakang rumahnya. Dibanding sumur lain, air ditempat itu lebih bersih. Awal bertemu saya sempat takut, karena beliau punya penyakit albino dan kulitnya belang. Apalagi waktu itu sudah lewat Maghrib," ujar Kolonel Cpm A Napitupulu kepada Pemred Koran Kupas, Faisal Sikumbang disela Kunkernya.
Begini kisahnya, selama menjalani Latsitarda tahun 1997 lalu hubungan emosial yang terbangun makin kuat. Tidak ada lagi jarak, dan A Napitupulu sudah dianggap sebagai anak sendiri. Ketika ingin bakar ayam di barak bersama kelompok Latsitarda, A Napitupulu membeli 3 ekor kepada putra Buk Ijah. Namun tidak berapa lama putra Buk Ijah datang dan mengembalikan uang tersebut.

“Dia (putra Buk Ijah) bilang ini perintah Ibu. Saya sempat menolak dan ngotot agar uang itu diambil saja. Namun putra beliau malah bermohon-mohon agar uang itu saya ambil lagi. Saya mengalah, dan menerimanya. Beberapa hari kemudian saya belikan beras, minyak, telor dan lainnya. Saat Nek Ijah masih di ladang saya antarkan ke rumah beliau. Malamnya, putra serta menantunya kena marah karena menerima Sembako itu," ungkap Kolonel A Napitupulu sambil tertawa.

Seiring berjalannya waktu, masa Latsitarda juga berakhir. Saatnya seluruh Taruna kembali untuk persiapan menjalani pelantikan di Istana Negara. Suasana kebathinan A Napitupulu saat perpisahan tak menentu. Ada keharuan yang mendalam. Kebaikan Nek Ijah selama ini betul-betul menyentuh hati.

"Saya minta izin kepada komandan untuk pamit kepada Nek Ijah. Begitu dapat izin, saya langsung lari ke rumah beliau. Saya bilang pamit dan terimakasih atas kebaikan selama ini. Saya ingatkan juga jangan lupa menonton di televisi saat pelantikan saya nanti. Saya tinggalkan handuk dan kain sarung sebagai kenang-kenangan," ungkap Kolonel A Napitupulu dengan mata yang mulai berkaca-kaca.

Namun ketika A Napitupulu berdiri usai meletakkan handuk dan kain sarung, tiba-tiba kedua belah pipinya mendapat tamparan keras dari Nek Ijah. Belum hilang rasa terkejut, tiba-tiba Nek Ijah mengangkat kedua tangannya sambil melantunkan doa dengan suara keras.

"Saya kaget, tiba-tiba kena tampar oleh Nek Ijah. Lalu beliau berdoa dengan suara keras. Saya hanya terpana dan bingung. Tidak berapa lama beliau bilang, kau akan menjadi orang besar. Saya yakin, berkat doa beliau lah, yang mengantarkan saya pada posisi saat ini. Dan hingga saat ini, hanya Nek Ijah yang berani tampar saya," beber Kolonel A Napitupulu.

Disela Kunjungan Kerja (Kunker) ke Dumai, Kolonel Cpm A Napitupulu benar-benar ingin melepas rindu. Usai acara ramah tamah di Subdenpom Dumai bersama Sekda dan Forkopimda Dumai, Jumat (12/11/2021) malam, didampingi istri Jilly Napitupulu dirinya bergerak menuju Mundam.

Ikut dalam rombongan Dandenpom 1/3 Pekanbaru Letkol Cpm Robbi AS, Dandim 0320/Dumai Letkol Inf Irdhan, Dansubdenpom 13-1 Dumai Kapten Cpm Yordian serta sejumlah personil TNI lainnya.

Bukan gampang mencari rumah yang pernah disinggahinya dulu. Apalagi suasana daerah Mundam sudah sangat jauh berbeda. 

Kondisi yang dulunya jalan tanah dan masih banyak hutan tak tampak lagi. Kenangan yang tersisa hanyalah Masjid serta jalan yang pernah dibangun secara gotong royong pada masa Latsitarda lalu. Selain itu, masih ada sumur yang berada disamping rumah, 34 tahun lalu menjadi tempat mandinya.

Namun bukan TNI namanya kalau tak dapat mencari "situs kenangan" yang di maksud. Setelah berputar-putar jelang tengah malam, akhirnya posisi rumah berhasil ditemui. Hanya saja, rumah sudah dihuni orang lain. Untung saja, beberapa warga kenal dengan anak-anak Nek Ijah, yang sudah pindah ke tempat lain. Sementara Nek Ijah sendiri sudah meninggal di dunia pada tahun 2000-an lalu dan dimakamkan di TPU Kelurahan Guntung.

Pertemuan Kolonel A Napitupulu dengan putra-putri Nek Ijah benar-benar penuh haru. Apalagi dari mulut mereka menyebut, kain sarung yang pernah diberikan dulu masih disimpan di rumah. Hal itu makin menguatkan hati Kolonel A Napitupulu bahwa dirinya tidak salah orang dan mereka benar-benar anak Nek Ijah.

"Mereka masih ingat kain sarung itu. Ini adik-adik saya semua, tidak salah lagi. Apalagi yang ini, kulitnya sama dengan ibunya,"  ungkap Kolonel Napitupulu, sambil memeluk anak-anak Nek Ijah dengan rasa haru.

Anak Nek ijah itu masing-masingnya, yang paling tua Ramli (saat ini tinggal di Malaysia), Parti dan paling kecil Marzuki. Marzuki ini yang dulunya mengembalikan uang pembelian ayam atas perintah Nek Ijah.

Selama pertemuan banyak hal yang diungkapkan Kolonel  Napitupulu. Termasuk menceritakan kenangannya selama menjalani Latsitarda pada tahun 1997 lalu. Kendati tidak bertemu langsung dengan Nek Ijah, pertemuan dengan putra-putrinya sudah mengobati rasa rindu Kolonel A Napitupulu.

"Mulai sekarang, kalian ini adik-adik saya, keluarga saya. Ada apa-apa jangan sungkan untuk memberitahu saya. Ibu kalian orang baik, semoga beliau diberikan tempat yang baik juga," ujar Kolonel A Napitupulu saat pamit pulang.

Sebelum meninggalkan tempat itu, Danpomdam 1/BB Kolonel Napitupulu memberi “salam tempel” kepada sejumlah warga yang datang.

"Terimakasih pak, semoga sehat selalu dan makin murah rezekinya," ujar Nurlis warga setempat. Sumber: Koran Kupas.


(ES)

Nama

Aceh,145,Aceh barat daya,1,Aceh besar,7,Aceh kab Simeuleu,1,Aceh Selatan,3,Aceh Singkil,41,Aceh Tamiang,42,Aceh tengah,117,Aceh tenggara,2,Aceh timur,7,Aceh Utara,4,Aharuddin,1,Ambon,1,Angkola,1,Asahan,11,B9gor,1,Babar parittiga,1,Babel,1,Badung Barat,1,Bagan batu,3,Bagan sapta permai,1,Bagan siapi-api,1,Bagan Sinembah,6,Baharkam,3,Bali,7,Balige,3,Balikpapan,3,Banda Aceh,69,BANDAR LAMPUNG,13,Bandar lampunh,1,bandung,74,Bandung barat,91,Banga,1,Bangka,276,Bangka barat,6,Bangka Belitung,27,Bangka selatan,2,Bangka tengah,4,BANGKINANG,2,Banjarnegara,2,Bantaeng,10,Banten,16,Banyuasin,2,Banyumas,13,banyuwangi,5,Baradatu,3,Barito Utara,1,Baru bara,2,Batam,4,Batang,75,Batu Bara,337,Batu bata,2,Batubara,388,Baturaja,1,Batusangkar,1,Baubau,1,Bekasi,118,Bekasi Terkini,1,Bekasi Terkini Daerah,1,Belawan,8,Belida Darat,1,Belimbing,1,Belinyu,14,Belopa,5,Belu,1,Bener meriah,1,Bener meriah,52,Bengkalis,5,Bengkulu,11,berita terkini,439,Bireuen,2,Bisnis,4,Blangkejeren,1,Blitar,8,Bnadung Barat,1,Bogor,103,Bojonegoro,3,Boyolali,5,Brebes,6,calang,1,ciamis,5,Cianjur,5,Cibinong,2,Cikampek,1,Cikarang,5,Cilegon,3,Cilengsi,1,cimahi,7,Cirebon,10,daera,1,Daerah,883,daerah Jakarta terkini,1,Daerah Terkini,214,daerah Terkini nasional,15,daerah Terkini nasional internasional,1,Dairi,1,Dangku,1,Deaerah,1,Deli serang,1,Deliserdang,3,Demak,3,Denpasar,7,Depok,30,Desa Kuripan,1,Desa Ngempit,1,Distrik Kofiau,1,Donggala,2,DPRD Kab. Bekasi,13,DPRD Kota Bekasi,13,Dumai,710,Dunai,1,Duri,4,Ekonomi,84,Farrah,2,Gakalar,1,Garut,3,Gayo Lues,6,Gelumbang,1,Global,1,Gorontalo,1,Gowa,4,gresik,7,Grobogan,2,Gunung kidul,1,Gunung megang,11,Gunung Raja,2,Gunungsitoli,1,Halmahera,3,Hamparan Perak,1,Health info,1,Indramayu,7,Inhu,2,Internasional,33,jakarta,921,Jakarta Terkini daerah,3,jakrta radar jakarta.net,7,Jambi,54,Jateng,3,Jatim,2,Jawa timur,1,Jayapura,5,Jember,2,Jembrana,1,Jeneponto,2,JEPARA,4,Jetis,2,jombang,4,Kab,1,Kab Bandung,46,Kab Bekasi,2,Kab Tangerang,1,kab. bandung,9,Kab. bekas,1,Kab. Bekasi,35,Kab. Katingan,1,Kab. Semarang,2,Kab. Way kanan,1,Kab.Aceh Tengah,1,Kab.Bandung,7,Kab.Bangka,1,Kab.Barito Utara,1,Kab.Batang,1,Kab.Bekasi,90,Kab.Bener Meriah,1,Kab.Bogor,1,Kab.Bondowoso,1,Kab.Bungo,1,Kab.gayo Lues,1,Kab.Jeneponto,1,Kab.Jombang,1,Kab.Kampar,3,Kab.Karawang,1,Kab.Katingan,2,Kab.Kaur,10,Kab.lahat,1,Kab.Lampung Utara,1,Kab.landak,3,Kab.Lebak,2,Kab.Luwu,6,Kab.Madiun,2,Kab.Mamuju,4,Kab.Manggarai,1,Kab.Maros,1,Kab.Nganjuk,1,Kab.Ngawi,2,Kab.Nias,1,Kab.Pasuruan,3,Kab.Ponorogo,10,Kab.Raja Ampat,1,Kab.Serang,3,Kab.Sidoarjo,1,Kab.Simalungun,1,Kab.Sintang,1,Kab.Subang,1,Kab.Sukabumi,1,Kab.Tangerang,5,Kab.Tapanuli Selatan,1,Kab.tulang bawang,2,Kab.Wat kanan,1,Kab.Way kanan,34,Kaban. Bekasi,1,Kabarhakam,4,Kabupaten wajo,1,Kakimantan tengah,1,Kalideres,1,Kalimantan,8,Kalimantan barat,3,Kalimantan Tenga,1,Kalimantan tengah,709,Kalimantan tengah. Terkini,1,Kalimantan timur,2,Kalteng,2,Kampar,26,Kapuas hulu,1,karang wangi,1,Karawang,7,Karimun,1,Karo,1,Katingan,26,Katingan hilir,1,Katingan tengah,3,Kaur,14,Kebumen,1,Kec.Kuok,1,Kec.Paron,1,Kediri,54,Keerom,3,Kelekar,2,Kendal,68,Kendari,2,Kendsri,1,Keranji paidang,1,Ketapang,2,klaten,8,Koba,2,Kota Bekasi,1,kota bumi,1,Kota pangkal pinang,1,Kota Pasuruan,1,Kota Sorong,1,Kota Tangerang,1,Kotabumi,4,Kotawaringin,1,Kotawaringin timur,2,Kotim,1,Kriminal,2,Kuala babe,1,Kuala Bebe,1,Kuala Behe,4,Kuala Kapas,1,Kuansing,1,kudus,1,Kuliner,4,Kutai Kartanegara,1,Labat,1,Labuan Bajo,1,Labuhan,4,Labuhan batu,10,Labuhan selatan,1,Labuhanbatu,189,Labuhanbatu raya,6,Labuhanbatu Selatan,3,Labuhanbatu Utara,7,Labuhanbatu. Terkini,1,Labura,14,Labusel,2,Laguboti,1,Lahar,2,Lahat,208,lamongan,2,Lamping utara,1,Lampung,32,Lampung barat,9,Lampung Selatan,23,Lampung Tengah,2,Lampung timur,2,Lampung Utara,258,Landak,44,Langkat,1,Langsa,1,Lebak,173,Lebak Banten,1,Lebak Selatan,2,Lembak,1,Lhoeksumawe,1,Lhokseumawe,16,Lhoksuemawe,2,Lhoksukon,1,Lhoksumawe,2,Lige,1,Linge,9,Linge Aceh,3,Linge aceh tengah,1,lingga,1,Lingko Lolok,1,Loksumawe,2,Lombo timur,1,Lombok tengah,1,Lombok timur,1,Lubai,1,Lubai ulu,3,Lubuk Linggau,2,Lumanjang,1,Lumut Aceh tengah,1,Lutra,3,Luwu,9,Luwu utara,2,Madina,13,Madinah,1,Madiun,20,Madura,1,Magelang,7,Majalengka,3,Majene,4,Makasar,4,Makassar,110,Malaka,2,Malang,7,Malaysia,1,Maluku,17,Mamas,1,Mamasa,4,Mamuju,316,Mamuju tengah,2,Manado,2,Mandailing,1,Mandailing natal,2,Mandor,2,Manggarai,5,Manggarai Barat,1,Manggarai timur,4,Manokwari,1,Marelan,1,Marina,2,Maros,2,Marsandi,1,Martapura,2,mataram,1,Mateng,85,Medan,62,Medium,2,Melawai,2,Melawi,15,Mempawa hulu,1,mendo barat,1,Menjalin,4,Merak,2,Meranti,1,Merauke,1,Merawang,2,Mesuji,5,Meulaboh,1,Minahasa,1,Mojokerto,6,Morowali,55,Muara Enim,548,Muara enom,1,Muara kuang,1,Muara Teweh,63,Muaratar,1,muaratara,8,Muba,1,Mukomuko,40,Muratara,382,Musi Banyuasin,1,Musi Rawas,1,Musi Rawas Utara,1,Myanmar,1,Nabire,1,Naga raya,1,Nagan,1,Nagan raya,19,Narsandi,1,Nasional,226,nasional Terkini,1,Nasionsl,1,National,1,Natuna,1,News,185,news maker,10,Ngabang,6,Nganjuk,10,Ngantuk,1,Ngawi,3,Ngrayun,1,Nias,1,NTB,1,Ogan Ilir,6,Ogan Komering,2,Oke timur,2,Oku,2,Oku Selatan,3,Oku timur,31,okutimur,1,Olahraga,1,Otomotif,54,Padang,1,Padang lawas,1,Padangsidimpuan,3,Pagaralam,1,Pakpak Bharat,1,Palangkaraya,5,Palembang,210,Palembayan,1,Pali,5,Palopo,1,Palu,10,Paluta,1,Pandeglang,228,Pangkal,1,Pangkal pinang,36,Pangkalan Babat,1,Pangkep,1,Papua,9,Papua barat,3,parepare,1,Pariwisata,5,Pasang kayu,1,Pasangkayu,110,Pasuruan,19,Pati,1,Pekalongan,2,Pekanbaru,114,Pelelawan,1,Pemalang,33,Pemalang Terkini,1,Pemali,1,Pematang Siantar,4,Pemkab Bekasi,16,Pemkot Bekasi,1,Pendidikan,21,Pengetahuan,1,Peristiwa,19,Pesawaran,70,Pide Tékini,1,Pilkada,2,polewali mandar,1,Polhukam,276,politik,5,Polman,14,Ponorogo,54,Pontianak,4,Popular,1,Porsea,1,Prabumulih,1,Pringsewu,1,probolinggo,5,Purwakarta,3,Purwokerto,2,Purworejo,1,radar jakarta.net,225,ragam,1,Raja Ampat,65,Rambang niru,3,Rantau Prapat,3,Rantau prapatan,1,Redelong,86,Redelung,1,regional,18,RIAU,8,Rokan hilir,7,Salatiga,2,Samarinda,2,Sambas,1,Samosir,1,Sampit,11,Samuda,1,Sanggau,1,Saumlaki,1,Sei rampah,2,Sei Tampang,1,Selayar,231,Selebriti,2,Semarang,27,Sengah temila,3,Sengkang,1,Serang,24,Serang Banten,1,Serdang Bedagai,35,Serdang berangan,1,Sergai,2,Seruyan,1,Siak,3,Siantar,2,Siborong-borong,1,Sidas,3,Sidempuan,2,Sidikalang,1,Sidoarjo,18,Sidoharjo,1,Sigli,1,simalungun,54,Simeuleu,1,Singkawang,1,Singkil,2,Sintang,2,Sipungguk,2,Sleman,4,Solo,5,Solok,1,solok selatan,1,Sopeng,1,Sorong,5,Sorong selatan,6,Sosok,1,Subang,12,Subulussalam,1,Sukabumi,124,Sulawesi Barat,1,Sulawesi Selatan,4,Sulawesi tengah,2,Sulawesi tenggara,1,Sulsel,2,Sumatera Selatan,8,Sumatera Utara,2,Sumba barat daya,1,Sumbawa,3,Sumenep,4,Sumut,3,Sungai liat,1,Sungai Rotan,1,Sungailiat,10,Surabaya,55,Surakarta,4,Takalar,93,Takengo,3,Takengom,2,Takengon,384,Takengon Terkini,1,Talang Padang,1,Tamilah,1,Tanah Jawa,1,tangerang,19,Tangerang Selatan,3,Tanggamus,1,Tanimbar,1,Tanjung agung,5,Tanjung Alai,3,Tanjung Enim,1,Tanjung Pandan,1,tanjungpinang,1,Tapanuli selatan,29,Tapsel,7,Taput,1,Tasikmalaya,20,Tebo,7,Technology,90,Teekini,1,Tegal,1,tekini,1,Temanggung,2,Tembilahan,1,Tengah,1,Ter,1,terijin,1,Terk,1,Terkait,1,Terkini,12056,Terkini Bekasi Daerah,2,Terkini Bekasi Jakarta Nasional,1,Terkini Daerah,102,terkini daerah Jakarta,5,Terkini Daerah Nasional,1,Terkini Jakarta,3,Terkini Opini,1,terkini⁴,1,Terkni,1,Tkengon,1,Toba,3,Tobadak,1,tokyo,2,Toraja,1,Tulang Bawang,7,Tulang bawang barat,1,Tulung agung,1,Tulungagung,2,Twekini,2,Waisai,13,Wajo,2,Way kanan,285,way kanan Lampung,1,Waykanan,1,Wisata,1,wonogiri,1,Wonosobo,1,Wotgalih,1,Yogyakarta,17,
ltr
item
radarjakarta.net: Danpomdam 1/BB Melepas Rindu ke Mundam, Kolonel Cpm Anggiat Napitupulu, SH., MSc : "Hanya Nek Ijah yang Berani Tampar Saya"
Danpomdam 1/BB Melepas Rindu ke Mundam, Kolonel Cpm Anggiat Napitupulu, SH., MSc : "Hanya Nek Ijah yang Berani Tampar Saya"
https://lh3.googleusercontent.com/-1DfGz4oU84I/Yap8wtu5CPI/AAAAAAAA2HM/XJK0NIJla_MSuwIiY65JO8lk7Gd-EKFZwCNcBGAsYHQ/s1600/1638563007245025-0.png
https://lh3.googleusercontent.com/-1DfGz4oU84I/Yap8wtu5CPI/AAAAAAAA2HM/XJK0NIJla_MSuwIiY65JO8lk7Gd-EKFZwCNcBGAsYHQ/s72-c/1638563007245025-0.png
radarjakarta.net
https://www.radarjakarta.net/2021/12/danpomdam-1bb-melepas-rindu-ke-mundam.html
https://www.radarjakarta.net/
https://www.radarjakarta.net/
https://www.radarjakarta.net/2021/12/danpomdam-1bb-melepas-rindu-ke-mundam.html
true
648782575313724783
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy