TERKINI$type=one$count=3

Terkini (10793)

KPM BPNT DS Pabangbon Terima Beras 11Kg Kwalitas premium Dipertanyakan

Bogor, Radar Jakarta.net |  Pelaku usaha yang memperdangangkan beras dalam kemasan wajib mencantumkan label dalam bahasa Indones...

Bogor, Radar Jakarta.net | 
Pelaku usaha yang memperdangangkan beras dalam kemasan wajib mencantumkan label dalam bahasa Indonesia  sesuai dengan ketentuan Mentri. Ppremium, yang merupakan jenis Beras yang memiliki spesifikasi derajat sosoh minimal 95% (sembilan puluh lima persen), kadar air maksimal 14% (empat belas persen), dan butir patah maksirnal 15% (lima belas persen);

medium, yang merupakan jenis Beras yang memiliki spesifikasi derajat sosoh minimal 95% (sembilan puluh lima persen), kadar air maksimal 14% (empat belas persen), dan butir patah maksimal 25% (dua  puluh lima persen); dan

khusus, yang terdiri atas Beras  ketan,  Beras merah,   Beras hitam, dan Beras khusus dengan persyaratansesuaidengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Kewajiban mencantumkan Label dalam Bahasa Indonesia sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 dilakukan  oleh  Pelaku  Usaha yang  merupakan:

Pengemas Beras; atau Importir Beras.

 Label sebagaimana dimaksud pada ayat (1) wajib memuat keterangan paling sedikit mengenai: merek;

jenis Beras, berupa Premium, Medium, atau Khusus, termasuk persentase butir  patah  dan derajat sosoh Beras;

keterangan  campuran dalam hal Beras dicampur dengan varietas Beras lain;

berat/isi bersih atau netto dalam satuan kilogram atau gram;

tanggal pengemasan; dan

nama  dan alamat Pengemas  Beras atau Importir Beras.

   Pelaku Usaha wajib mencantumkan keterangan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) secara lengkap dan benar.

 Selain Label sebagaimana dimaksud pada ayat (1) Kemasan yang menggunakan plastik wajib mencantumkan Logo Tara Pangan dan Kode Daur Ulang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang­ undangan.tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Keuangan
Nomor 254/PMK.05/2015 tentang Belanja Bantuan Sosial

pada Kementerian Negara/Lembaga (Berita Negara

Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 2147);

13. Peraturan Menteri Sosial Nomor 1 Tahun 2019 tentang

Penyaluran Belanja Bantuan Sosial di Lingkungan

Kementerian Sosial (Berita Negara Republik Indonesia

Tahun 2019 Nomor 75);

MEMUTUSKAN:

Menetapkan : PERATURAN MENTERI SOSIAL TENTANG PELAKSANAAN

PROGRAM SEMBAKO.

BAB I

KETENTUAN UMUM

Pasal 1

Dalam Peraturan Menteri ini yang dimaksud dengan:

Bantuan Sosial adalah bantuan berupa uang, barang,

atau jasa kepada seseorang, keluarga, kelompok atau

masyarakat miskin, tidak mampu, dan/atau rentan

terhadap risiko sosial.

Elektronik Warung Gotong Royong yang selanjutnya

disebut e-warong adalah unit usaha di bidang

perdagangan sembako yang bekerja sama dengan bank

penyalur dan telah ditetapkan oleh Menteri Sosial sebagai

tempat penarikan atau pembelian Bantuan Sosial.
 Keluarga Penerima Manfaat yang selanjutnya disingkat

KPM adalah keluarga yang ditetapkan sebagai penerima

manfaat program sembako.

Bantuan Pangan Nontunai yang selanjutnya disebut

BPNT adalah Bantuan Sosial yang disalurkan secara

nontunai dari pemerintah yang diberikan kepada KPM

melalui uang elektronik selanjutnya digunakan untuk 



membeli bahan pangan yang telah ditentukan di ewarong.

5. Program Sembako adalah program Bantuan Sosial

pangan yang merupakan pengembangan dari program

BPNT dengan perubahan nilai bantuan dan jenis bahan

pangan.

 Bank Penyalur adalah bank mitra kerja tempat

dibukanya rekening atas nama pemberi Bantuan Sosial

untuk menampung dana Program Sembako yang akan

disalurkan kepada KPM.

 Kartu Keluarga Sejahtera yang selanjutnya disingkat KKS

adalah instrumen pembayaran yang memiliki fitur uang

elektronik dan/atau tabungan yang dapat digunakan

sebagai media penyaluran berbagai Bantuan Sosial.
 Kelompok Usaha Bersama yang selanjutnya disebut

KUBE adalah kelompok keluarga miskin yang dibentuk,

tumbuh, dan berkembang atas prakarsanya dalam

melaksanakan usaha ekonomi produktif untuk

meningkatkan pendapatan keluarga.
 Aplikasi Pembelanjaan adalah sistem informasi yang

memuat transaksi berupa jenis, jumlah, dan harga

pembelian bahan pangan oleh KPM sesuai dengan

tahapan penyaluran berupa point of sale yang dikelola

oleh Bank Penyalur dan dipergunakan oleh e-warong

dalam penyaluran Program Sembako.

Aplikasi Online Monitoring Sistem Perbendaharaan dan

Anggaran Negara yang selanjutnya disebut aplikasi OMSPAN adalah aplikasi yang digunakan dalam rangka

memonitoring transaksi dalam sistem perbendaharaan

dan anggaran negara dan menyajikan informasi sesuai

dengan kebutuhan yang diakses melalui jaringan

berbasis web.tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Keuangan

Nomor 254/PMK.05/2015 tentang Belanja Bantuan Sosial

pada Kementerian Negara/Lembaga (Berita Negara

Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 2147);

13. Peraturan Menteri Sosial Nomor 1 Tahun 2019 tentang

Penyaluran Belanja Bantuan Sosial di Lingkungan

Kementerian Sosial (Berita Negara Republik Indonesia

Tahun 2019 Nomor 75);

MEMUTUSKAN:

Menetapkan : PERATURAN MENTERI SOSIAL TENTANG PELAKSANAAN

PROGRAM SEMBAKO.

BAB I

KETENTUAN UMUM

Pasal 1

Dalam Peraturan Menteri ini yang dimaksud dengan:

1. Bantuan Sosial adalah bantuan berupa uang, barang,

atau jasa kepada seseorang, keluarga, kelompok atau

masyarakat miskin, tidak mampu, dan/atau rentan

terhadap risiko sosial.

2. Elektronik Warung Gotong Royong yang selanjutnya

disebut e-warong adalah unit usaha di bidang

perdagangan sembako yang bekerja sama dengan bank

penyalur dan telah ditetapkan oleh Menteri Sosial sebagai

tempat penarikan atau pembelian Bantuan Sosial.

3. Keluarga Penerima Manfaat yang selanjutnya disingkat

KPM adalah keluarga yang ditetapkan sebagai penerima

manfaat program sembako.

4. Bantuan Pangan Nontunai yang selanjutnya disebut

BPNT adalah Bantuan Sosial yang disalurkan secara

nontunai dari pemerintah yang diberikan kepada KPM

melalui uang elektronik selanjutnya digunakan untuk 

- 4 -

membeli bahan pangan yang telah ditentukan di ewarong.

5. Program Sembako adalah program Bantuan Sosial

pangan yang merupakan pengembangan dari program

BPNT dengan perubahan nilai bantuan dan jenis bahan

pangan.

6. Bank Penyalur adalah bank mitra kerja tempat

dibukanya rekening atas nama pemberi Bantuan Sosial

untuk menampung dana Program Sembako yang akan

disalurkan kepada KPM.

7. Kartu Keluarga Sejahtera yang selanjutnya disingkat KKS

adalah instrumen pembayaran yang memiliki fitur uang

elektronik dan/atau tabungan yang dapat digunakan

sebagai media penyaluran berbagai Bantuan Sosial.

8. Kelompok Usaha Bersama yang selanjutnya disebut

KUBE adalah kelompok keluarga miskin yang dibentuk,

tumbuh, dan berkembang atas prakarsanya dalam

melaksanakan usaha ekonomi produktif untuk

meningkatkan pendapatan keluarga.

9. Aplikasi Pembelanjaan adalah sistem informasi yang

memuat transaksi berupa jenis, jumlah, dan harga

pembelian bahan pangan oleh KPM sesuai dengan

tahapan penyaluran berupa point of sale yang dikelola

oleh Bank Penyalur dan dipergunakan oleh e-warong

dalam penyaluran Program Sembako.

10. Aplikasi Online Monitoring Sistem Perbendaharaan dan

Anggaran Negara yang selanjutnya disebut aplikasi OMSPAN adalah aplikasi yang digunakan dalam rangka

memonitoring transaksi dalam sistem perbendaharaan

dan anggaran negara dan menyajikan informasi sesuai

dengan kebutuhan yang diakses melalui jaringan

berbasis web.tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Keuangan

Nomor 254/PMK.05/2015 tentang Belanja Bantuan Sosial

pada Kementerian Negara/Lembaga (Berita Negara

Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 2147);

13. Peraturan Menteri Sosial Nomor 1 Tahun 2019 tentang

Penyaluran Belanja Bantuan Sosial di Lingkungan

Kementerian Sosial (Berita Negara Republik Indonesia

Tahun 2019 Nomor 75);

MEMUTUSKAN:

Menetapkan : PERATURAN MENTERI SOSIAL TENTANG PELAKSANAAN

PROGRAM SEMBAKO.

BAB I

KETENTUAN UMUM

Pasal 1

Dalam Peraturan Menteri ini yang dimaksud dengan:

1. Bantuan Sosial adalah bantuan berupa uang, barang,

atau jasa kepada seseorang, keluarga, kelompok atau

masyarakat miskin, tidak mampu, dan/atau rentan

terhadap risiko sosial.

2. Elektronik Warung Gotong Royong yang selanjutnya

disebut e-warong adalah unit usaha di bidang

perdagangan sembako yang bekerja sama dengan bank

penyalur dan telah ditetapkan oleh Menteri Sosial sebagai

tempat penarikan atau pembelian Bantuan Sosial.

3. Keluarga Penerima Manfaat yang selanjutnya disingkat

KPM adalah keluarga yang ditetapkan sebagai penerima

manfaat program sembako.

4. Bantuan Pangan Nontunai yang selanjutnya disebut

BPNT adalah Bantuan Sosial yang disalurkan secara

nontunai dari pemerintah yang diberikan kepada KPM

melalui uang elektronik selanjutnya digunakan untuk 

- 4 -

membeli bahan pangan yang telah ditentukan di ewarong.

5. Program Sembako adalah program Bantuan Sosial

pangan yang merupakan pengembangan dari program

BPNT dengan perubahan nilai bantuan dan jenis bahan

pangan.

6. Bank Penyalur adalah bank mitra kerja tempat

dibukanya rekening atas nama pemberi Bantuan Sosial

untuk menampung dana Program Sembako yang akan

disalurkan kepada KPM.

7. Kartu Keluarga Sejahtera yang selanjutnya disingkat KKS

adalah instrumen pembayaran yang memiliki fitur uang

elektronik dan/atau tabungan yang dapat digunakan

sebagai media penyaluran berbagai Bantuan Sosial.

8. Kelompok Usaha Bersama yang selanjutnya disebut

KUBE adalah kelompok keluarga miskin yang dibentuk,

tumbuh, dan berkembang atas prakarsanya dalam

melaksanakan usaha ekonomi produktif untuk

meningkatkan pendapatan keluarga.

9. Aplikasi Pembelanjaan adalah sistem informasi yang

memuat transaksi berupa jenis, jumlah, dan harga

pembelian bahan pangan oleh KPM sesuai dengan

tahapan penyaluran berupa point of sale yang dikelola

oleh Bank Penyalur dan dipergunakan oleh e-warong

dalam penyaluran Program Sembako.

10. Aplikasi Online Monitoring Sistem Perbendaharaan dan

Anggaran Negara yang selanjutnya disebut aplikasi OMSPAN adalah aplikasi yang digunakan dalam rangka

memonitoring transaksi dalam sistem perbendaharaan

dan anggaran negara dan menyajikan informasi sesuai

dengan kebutuhan yang diakses melalui jaringan

berbasis web.tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Keuangan

Nomor 254/PMK.05/2015 tentang Belanja Bantuan Sosial

pada Kementerian Negara/Lembaga (Berita Negara

Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 2147);

13. Peraturan Menteri Sosial Nomor 1 Tahun 2019 tentang

Penyaluran Belanja Bantuan Sosial di Lingkungan

Kementerian Sosial (Berita Negara Republik Indonesia

Tahun 2019 Nomor 75);

MEMUTUSKAN:

Menetapkan : PERATURAN MENTERI SOSIAL TENTANG PELAKSANAAN

PROGRAM SEMBAKO.

BAB I

KETENTUAN UMUM

Pasal 1

Dalam Peraturan Menteri ini yang dimaksud dengan:

1. Bantuan Sosial adalah bantuan berupa uang, barang,

atau jasa kepada seseorang, keluarga, kelompok atau

masyarakat miskin, tidak mampu, dan/atau rentan

terhadap risiko sosial.

2. Elektronik Warung Gotong Royong yang selanjutnya

disebut e-warong adalah unit usaha di bidang

perdagangan sembako yang bekerja sama dengan bank

penyalur dan telah ditetapkan oleh Menteri Sosial sebagai

tempat penarikan atau pembelian Bantuan Sosial.

3. Keluarga Penerima Manfaat yang selanjutnya disingkat

KPM adalah keluarga yang ditetapkan sebagai penerima

manfaat program sembako.

4. Bantuan Pangan Nontunai yang selanjutnya disebut

BPNT adalah Bantuan Sosial yang disalurkan secara

nontunai dari pemerintah yang diberikan kepada KPM

melalui uang elektronik selanjutnya digunakan untuk 

- 4 -

membeli bahan pangan yang telah ditentukan di ewarong.

5. Program Sembako adalah program Bantuan Sosial

pangan yang merupakan pengembangan dari program

BPNT dengan perubahan nilai bantuan dan jenis bahan

pangan.

6. Bank Penyalur adalah bank mitra kerja tempat

dibukanya rekening atas nama pemberi Bantuan Sosial

untuk menampung dana Program Sembako yang akan

disalurkan kepada KPM.

7. Kartu Keluarga Sejahtera yang selanjutnya disingkat KKS

adalah instrumen pembayaran yang memiliki fitur uang

elektronik dan/atau tabungan yang dapat digunakan

sebagai media penyaluran berbagai Bantuan Sosial.

8. Kelompok Usaha Bersama yang selanjutnya disebut

KUBE adalah kelompok keluarga miskin yang dibentuk,

tumbuh, dan berkembang atas prakarsanya dalam

melaksanakan usaha ekonomi produktif untuk

meningkatkan pendapatan keluarga.

9. Aplikasi Pembelanjaan adalah sistem informasi yang

memuat transaksi berupa jenis, jumlah, dan harga

pembelian bahan pangan oleh KPM sesuai dengan

tahapan penyaluran berupa point of sale yang dikelola

oleh Bank Penyalur dan dipergunakan oleh e-warong

dalam penyaluran Program Sembako.

10. Aplikasi Online Monitoring Sistem Perbendaharaan dan

Anggaran Negara yang selanjutnya disebut aplikasi OMSPAN adalah aplikasi yang digunakan dalam rangka

memonitoring transaksi dalam sistem perbendaharaan

dan anggaran negara dan menyajikan informasi sesuai

dengan kebutuhan yang diakses melalui jaringan

berbasis web.tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Keuangan

Nomor 254/PMK.05/2015 tentang Belanja Bantuan Sosial

pada Kementerian Negara/Lembaga (Berita Negara

Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 2147);

13. Peraturan Menteri Sosial Nomor 1 Tahun 2019 tentang

Penyaluran Belanja Bantuan Sosial di Lingkungan

Kementerian Sosial (Berita Negara Republik Indonesia

Tahun 2019 Nomor 75);

MEMUTUSKAN:

Menetapkan : PERATURAN MENTERI SOSIAL TENTANG PELAKSANAAN

PROGRAM SEMBAKO.

BAB I

KETENTUAN UMUM

Pasal 1

Dalam Peraturan Menteri ini yang dimaksud dengan:

1. Bantuan Sosial adalah bantuan berupa uang, barang,

atau jasa kepada seseorang, keluarga, kelompok atau

masyarakat miskin, tidak mampu, dan/atau rentan

terhadap risiko sosial.

2. Elektronik Warung Gotong Royong yang selanjutnya

disebut e-warong adalah unit usaha di bidang

perdagangan sembako yang bekerja sama dengan bank

penyalur dan telah ditetapkan oleh Menteri Sosial sebagai

tempat penarikan atau pembelian Bantuan Sosial.

3. Keluarga Penerima Manfaat yang selanjutnya disingkat

KPM adalah keluarga yang ditetapkan sebagai penerima

manfaat program sembako.

4. Bantuan Pangan Nontunai yang selanjutnya disebut

BPNT adalah Bantuan Sosial yang disalurkan secara

nontunai dari pemerintah yang diberikan kepada KPM

melalui uang elektronik selanjutnya digunakan untuk 

- 4 -

membeli bahan pangan yang telah ditentukan di ewarong.

5. Program Sembako adalah program Bantuan Sosial

pangan yang merupakan pengembangan dari program

BPNT dengan perubahan nilai bantuan dan jenis bahan

pangan.

6. Bank Penyalur adalah bank mitra kerja tempat

dibukanya rekening atas nama pemberi Bantuan Sosial

untuk menampung dana Program Sembako yang akan

disalurkan kepada KPM.

7. Kartu Keluarga Sejahtera yang selanjutnya disingkat KKS

adalah instrumen pembayaran yang memiliki fitur uang

elektronik dan/atau tabungan yang dapat digunakan

sebagai media penyaluran berbagai Bantuan Sosial.

8. Kelompok Usaha Bersama yang selanjutnya disebut

KUBE adalah kelompok keluarga miskin yang dibentuk,

tumbuh, dan berkembang atas prakarsanya dalam

melaksanakan usaha ekonomi produktif untuk

meningkatkan pendapatan keluarga.

9. Aplikasi Pembelanjaan adalah sistem informasi yang

memuat transaksi berupa jenis, jumlah, dan harga

pembelian bahan pangan oleh KPM sesuai dengan

tahapan penyaluran berupa point of sale yang dikelola

oleh Bank Penyalur dan dipergunakan oleh e-warong

dalam penyaluran Program Sembako.

10. Aplikasi Online Monitoring Sistem Perbendaharaan dan

Anggaran Negara yang selanjutnya disebut aplikasi OMSPAN adalah aplikasi yang digunakan dalam rangka

memonitoring transaksi dalam sistem perbendaharaan

dan anggaran negara dan menyajikan informasi sesuai

dengan kebutuhan yang diakses melalui jaringan

berbasis web.tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Keuangan

Nomor 254/PMK.05/2015 tentang Belanja Bantuan Sosial

pada Kementerian Negara/Lembaga (Berita Negara

Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 2147);

13. Peraturan Menteri Sosial Nomor 1 Tahun 2019 tentang

Penyaluran Belanja Bantuan Sosial di Lingkungan

Kementerian Sosial (Berita Negara Republik Indonesia

Tahun 2019 Nomor 75);

MEMUTUSKAN:

Menetapkan : PERATURAN MENTERI SOSIAL TENTANG PELAKSANAAN

PROGRAM SEMBAKO.

BAB I

KETENTUAN UMUM

Pasal 1

Dalam Peraturan Menteri ini yang dimaksud dengan:

1. Bantuan Sosial adalah bantuan berupa uang, barang, atau jasa kepada seseorang, keluarga, kelompok atau masyarakat miskin, tidak mampu, dan/atau rentan terhadap risiko sosial.

2. Elektronik Warung Gotong Royong yang selanjutnya disebut e-warong adalah unit usaha di bidang perdagangan sembako yang bekerja sama dengan bank penyalur dan telah ditetapkan oleh Menteri Sosial sebagai tempat penarikan atau pembelian Bantuan Sosial.

3. Keluarga Penerima Manfaat yang selanjutnya disingkat KPM adalah keluarga yang ditetapkan sebagai penerima manfaat program sembako.

4. Bantuan Pangan Nontunai yang selanjutnya disebut BPNT adalah Bantuan Sosial yang disalurkan secara nontunai dari pemerintah yang diberikan kepada KPM melalui uang elektronik selanjutnya digunakan untuk - 4 .membeli bahan pangan yang telah ditentukan di ewarong.

5. Program Sembako adalah program Bantuan Sosial pangan yang merupakan pengembangan dari program BPNT dengan perubahan nilai bantuan dan jenis bahan pangan.

6. Bank Penyalur adalah bank mitra kerja tempat dibukanya rekening atas nama pemberi Bantuan Sosial untuk menampung dana Program Sembako yang akan disalurkan kepada KPM.

7. Kartu Keluarga Sejahtera yang selanjutnya disingkat KKS adalah instrumen pembayaran yang memiliki fitur uang elektronik dan/atau tabungan yang dapat digunakan sebagai media penyaluran berbagai Bantuan Sosial.

8. Kelompok Usaha Bersama yang selanjutnya disebut KUBE adalah kelompok keluarga miskin yang dibentuk, tumbuh, dan berkembang atas prakarsanya dalam melaksanakan usaha ekonomi produktif untuk meningkatkan pendapatan keluarga.

9. Aplikasi Pembelanjaan adalah sistem informasi yang memuat transaksi berupa jenis, jumlah, dan harga pembelian bahan pangan oleh KPM sesuai dengan tahapan penyaluran berupa point of sale yang dikelola oleh Bank Penyalur dan dipergunakan oleh e-warong dalam penyaluran Program Sembako.

10. Aplikasi Online Monitoring Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara yang selanjutnya disebut aplikasi OMSPAN adalah aplikasi yang digunakan dalam rangka memonitoring transaksi dalam sistem perbendaharaan dan anggaran negara dan menyajikan informasi sesuai dengan kebutuhan yang diakses melalui jaringan berbasis web. 

Hasil pantauwan dan konfirmasi didesa pabangbon beberapa hari yang lalu,  penyaluran bantuan pangan non tunai (bpnt) di desa Pabangbon Kecamatan Leuwiliang Kabupaten Bogor Propinsi Jawa Barat ditemukan beberapa kejanggalan.  Kejanggalan - kejanggalan  yang ditemukan dilapangan,  penyaluran bukan melalui Warung, (rumah warga,).penyaluran bendahara desa, anaknya dari Kepala desa, komuditi sudah dipaket paketin,  penyaluran nya melalui Ketua kelompok, KPM diminta sejumlah uang untuk biaya angkut.  Hasil konfirmasi dengan agen saat penyaluran, didepan rumah warga yang dijadikan sebagai tempat penyaluran. Beras yang diberikan beratnya 11kg , ada beberapa komuditi yang kami, salurkan, unggah nya,  komuditi diantar ke wilayah masing-masing, disalurkan melalui ketua kelompok tambahnya, hari kita salurkan, beras 11 kg, telor 1kg, tempat 1 biji, tahu 1 bungkus, kacang tanah 1/2kg, buah apel, dan kentag 1/2 kg pungkasnya. Ketua kelompok di rw 09 ,  sempat diwawancarai seperti apa mekanisme penyaluran nya ke kpm. Semuanya sudah di anti repotin dari sananya (agen), saya tinggal bangikan ke kpm Yang mengumpulkan kartu beserta uang untuk biaya ongkos dari kpm saya, uang yang saya kumpulkan saya kasikan kesupir. Besarnya tergantung banyaknya bantuan yang diterima. Kalau beras dua karung Rp 30000  yang tiga karung rp 40000 an, dilihat dari banyaknya bantuan pungkasnya. Tksk kecamatan Leuwiliang ketika dihubungi melalui via telepon maupun whatsapp, dia menyampaikan  pada saat penyaluran dia tidak mengetahui, saya tidak bisa memberikan keterangan, saat pencairan saya tidak  tau, tidak ada pemain sebelum nya , unggah nya. Dengan adanya kejanggalan kejanggalan tentang penyaluran bantuan pangan non tunai( BPNT) didesa Pabangbon  kecamatan Leuwiliang Kabupaten Bogor Propinsi Jawa Barat, Dedy Yusuf  ketua LSM  Ladkar Hijau Indonesia ( LHI) angkat bicara, dirinya meminta agar pihak-pihak terkait segera menindaklanjuti. Apapun alasannya penyaluran bantuan pangan non tunai (BPNT)  harus disalurkan sesuai dengan mekanismenya, E- warung nya harus  jelas dimana, sistim pencairannya uangnya juga tidak diwakilkan, Beras nya harus pronium unggah. Saya dengar biaya ongkos nya diminta kewarganegaraan, bantuan bansos ini jangan dijadikan bisnis yang merugikan  warga miskin . 

Beras premium maksimal hanya boleh memiliki kadar butir patah 15 persen, sedangkan beras medium maksimal 25 persen. Selanjutnya, ada pula parameter kadar butir beras lainnya yang terdiri atas butir menir, merah, kuning/rusak, dan kapur. ... Beras premium tidak boleh memiliki kadar butir gabah sama sekali'tambahnya. Sementara dalam Penyaluran program Bantuan Pangan Non Tunai ( BPNT ), dalam Pedum ( Pedoman Umum ) telah diatur bahwa program sembako tahun 2020 melarang ASN (termasuk TNI dan Polri), kepala desa/lurah, perangkat desa/aparatur kelurahan, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) atau Badan Permusyawaratan Kelurahan (BPK), Tenaga Pelaksana Bansos Pangan dan SDM pelaksana Program Keluarga Harapan, baik perorangan maupun berkelompok membentuk badan usaha, tidak diperbolehkan menjadi e-Warong, mengelola e-Warong maupun menjadi pemasok E-warung 'pungkas edy Chang. 

(Arifin lubis)
Nama

Aceh,136,Aceh barat daya,1,Aceh besar,7,Aceh kab Simeuleu,1,Aceh Selatan,3,Aceh Singkil,8,Aceh Tamiang,42,Aceh tengah,110,Aceh tenggara,2,Aceh timur,7,Aceh Utara,3,Aharuddin,1,Ambon,1,Asahan,5,Babar parittiga,1,Badung Barat,1,Bagan batu,3,Bagan sapta permai,1,Bagan siapi-api,1,Bagan Sinembah,6,Baharkam,3,Bali,4,Balige,3,Balikpapan,3,Banda Aceh,67,BANDAR LAMPUNG,8,Bandar lampunh,1,bandung,73,Bandung barat,90,Bangka,152,Bangka barat,4,Bangka Belitung,24,Bangka selatan,1,BANGKINANG,2,Banjarnegara,2,Bantaeng,10,Banten,15,Banyuasin,2,Banyumas,13,banyuwangi,5,Baradatu,3,Barito Utara,1,Baru bara,1,Batam,3,Batang,72,Batu Bara,305,Batu bata,2,Batubara,378,Baturaja,1,Batusangkar,1,Baubau,1,Bekasi,108,Bekasi Terkini,1,Bekasi Terkini Daerah,1,Belawan,8,Belida Darat,1,Belimbing,1,Belinyu,13,Belopa,5,Belu,1,Bener meriah,1,Bener meriah,52,Bengkalis,5,Bengkulu,10,berita terkini,439,Bireuen,2,Bisnis,4,Blangkejeren,1,Blitar,8,Bnadung Barat,1,Bogor,89,Bojonegoro,2,Boyolali,4,Brebes,6,calang,1,ciamis,4,Cianjur,5,Cibinong,2,Cikampek,1,Cikarang,5,Cilegon,3,Cilengsi,1,cimahi,7,Cirebon,10,daera,1,Daerah,563,daerah Jakarta terkini,1,Daerah Terkini,214,daerah Terkini nasional,15,daerah Terkini nasional internasional,1,Dairi,1,Dangku,1,Deaerah,1,Deli serang,1,Demak,3,Denpasar,7,Depok,30,Desa Kuripan,1,Desa Ngempit,1,Distrik Kofiau,1,Donggala,2,DPRD Kab. Bekasi,13,DPRD Kota Bekasi,13,Dumai,631,Dunai,1,Duri,4,Ekonomi,84,Farrah,2,Gakalar,1,Garut,3,Gayo Lues,6,Gelumbang,1,Global,1,Gorontalo,1,Gowa,4,gresik,7,Grobogan,2,Gunung kidul,1,Gunung megang,11,Gunung Raja,2,Gunungsitoli,1,Halmahera,2,Hamparan Perak,1,Health info,1,Indramayu,7,Inhu,1,Internasional,33,jakarta,894,Jakarta Terkini daerah,3,jakrta radar jakarta.net,7,Jambi,47,Jateng,3,Jatim,2,Jawa timur,1,Jayapura,3,Jember,2,Jembrana,1,Jeneponto,2,JEPARA,4,Jetis,2,jombang,4,Kab,1,Kab Bandung,46,Kab Bekasi,2,Kab Tangerang,1,kab. bandung,9,Kab. bekas,1,Kab. Bekasi,35,Kab. Katingan,1,Kab. Semarang,2,Kab. Way kanan,1,Kab.Aceh Tengah,1,Kab.Bandung,7,Kab.Bangka,1,Kab.Barito Utara,1,Kab.Batang,1,Kab.Bekasi,89,Kab.Bener Meriah,1,Kab.Bogor,1,Kab.Bondowoso,1,Kab.Bungo,1,Kab.gayo Lues,1,Kab.Jeneponto,1,Kab.Jombang,1,Kab.Kampar,3,Kab.Karawang,1,Kab.Katingan,2,Kab.Kaur,10,Kab.lahat,1,Kab.Lampung Utara,1,Kab.landak,3,Kab.Lebak,2,Kab.Luwu,6,Kab.Madiun,2,Kab.Mamuju,4,Kab.Manggarai,1,Kab.Maros,1,Kab.Nganjuk,1,Kab.Ngawi,2,Kab.Nias,1,Kab.Pasuruan,3,Kab.Ponorogo,10,Kab.Raja Ampat,1,Kab.Serang,3,Kab.Sidoarjo,1,Kab.Simalungun,1,Kab.Sintang,1,Kab.Subang,1,Kab.Sukabumi,1,Kab.Tangerang,5,Kab.Tapanuli Selatan,1,Kab.tulang bawang,2,Kab.Wat kanan,1,Kab.Way kanan,34,Kaban. Bekasi,1,Kabarhakam,4,Kabupaten wajo,1,Kakimantan tengah,1,Kalideres,1,Kalimantan,8,Kalimantan barat,2,Kalimantan Tenga,1,Kalimantan tengah,708,Kalimantan tengah. Terkini,1,Kalimantan timur,2,Kalteng,2,Kampar,26,Kapuas hulu,1,karang wangi,1,Karawang,7,Karimun,1,Karo,1,Katingan,26,Katingan hilir,1,Katingan tengah,3,Kaur,14,Kebumen,1,Kec.Kuok,1,Kec.Paron,1,Kediri,49,Keerom,2,Kelekar,2,Kendal,68,Ketapang,2,klaten,6,Kota Bekasi,1,kota bumi,1,Kota pangkal pinang,1,Kota Pasuruan,1,Kota Sorong,1,Kota Tangerang,1,Kotabumi,2,Kotawaringin,1,Kotawaringin timur,2,Kotim,1,Kriminal,2,Kuala Kapas,1,Kuansing,1,kudus,1,Kuliner,4,Kutai Kartanegara,1,Labuan Bajo,1,Labuhan,4,Labuhan batu,10,Labuhan selatan,1,Labuhanbatu,159,Labuhanbatu raya,6,Labuhanbatu Selatan,3,Labuhanbatu Utara,7,Labuhanbatu. Terkini,1,Labura,13,Labusel,2,Laguboti,1,Lahar,2,Lahat,191,lamongan,2,Lamping utara,1,Lampung,30,Lampung barat,9,Lampung Selatan,18,Lampung Tengah,2,Lampung timur,2,Lampung Utara,236,Landak,20,Langkat,1,Langsa,1,Lebak,172,Lebak Banten,1,Lebak Selatan,2,Lembak,1,Lhokseumawe,2,Lhoksukon,1,Lhoksumawe,1,Linge,1,lingga,1,Lingko Lolok,1,Loksumawe,2,Lombo timur,1,Lombok tengah,1,Lubai,1,Lubai ulu,3,Lubuk Linggau,2,Lumanjang,1,Lutra,3,Luwu,9,Luwu utara,2,Madina,13,Madinah,1,Madiun,20,Madura,1,Magelang,6,Majalengka,3,Majene,4,Makasar,4,Makassar,108,Malaka,2,Malang,7,Malaysia,1,Maluku,15,Mamas,1,Mamasa,4,Mamuju,297,Mamuju tengah,2,Manado,2,Mandailing,1,Mandailing natal,2,Mandor,1,Manggarai,5,Manggarai Barat,1,Manggarai timur,4,Manokwari,1,Marelan,1,Marina,2,Maros,2,Marsandi,1,Martapura,2,mataram,1,Mateng,78,Medan,54,Medium,2,Melawai,2,Melawi,15,Mempawa hulu,1,Menjalin,1,Merak,2,Meranti,1,Merauke,1,Mesuji,5,Meulaboh,1,Minahasa,1,Mojokerto,6,Morowali,1,Muara Enim,526,Muara enom,1,Muara Teweh,63,Muaratar,1,muaratara,8,Muba,1,Mukomuko,40,Muratara,382,Musi Banyuasin,1,Musi Rawas,1,Musi Rawas Utara,1,Myanmar,1,Nabire,1,Naga raya,1,Nagan,1,Nagan raya,18,Narsandi,1,Nasional,226,nasional Terkini,1,Nasionsl,1,National,1,Natuna,1,News,185,news maker,10,Ngabang,2,Nganjuk,10,Ngantuk,1,Ngawi,3,Ngrayun,1,Nias,1,NTB,1,Ogan Ilir,4,Ogan Komering,1,Oke timur,2,Oku,2,Oku Selatan,3,Oku timur,31,okutimur,1,Olahraga,1,Otomotif,54,Padang,1,Padang lawas,1,Padangsidimpuan,1,Pakpak Bharat,1,Palangkaraya,5,Palembang,191,Palembayan,1,Pali,5,Palopo,1,Palu,9,Paluta,1,Pandeglang,222,Pangkal,1,Pangkal pinang,11,Pangkalan Babat,1,Pangkep,1,Papua,9,Papua barat,3,parepare,1,Pariwisata,5,Pasang kayu,1,Pasangkayu,108,Pasuruan,19,Pati,1,Pekalongan,2,Pekanbaru,104,Pelelawan,1,Pemalang,32,Pemalang Terkini,1,Pematang Siantar,4,Pemkab Bekasi,16,Pemkot Bekasi,1,Pendidikan,21,Pengetahuan,1,Peristiwa,19,Pesawaran,29,Pide Tékini,1,Pilkada,2,polewali mandar,1,Polhukam,276,politik,5,Polman,13,Ponorogo,54,Pontianak,4,Popular,1,Porsea,1,Prabumulih,1,Pringsewu,1,probolinggo,4,Purwakarta,3,Purwokerto,2,Purworejo,1,radar jakarta.net,220,ragam,1,Raja Ampat,57,Rambang niru,3,Rantau Prapat,3,Rantau prapatan,1,Redelong,82,Redelung,1,regional,18,RIAU,8,Rokan hilir,7,Salatiga,2,Samarinda,2,Sambas,1,Samosir,1,Sampit,10,Samuda,1,Sanggau,1,Saumlaki,1,Sei rampah,2,Selayar,231,Selebriti,2,Semarang,27,Sengah temila,1,Sengkang,1,Serang,24,Serang Banten,1,Serdang Bedagai,28,Serdang berangan,1,Sergai,1,Seruyan,1,Siak,2,Siantar,2,Siborong-borong,1,Sidas,2,Sidikalang,1,Sidoarjo,18,Sidoharjo,1,Sigli,1,simalungun,54,Simeuleu,1,Singkawang,1,Sintang,2,Sipungguk,2,Sleman,4,Solo,5,Solok,1,solok selatan,1,Sopeng,1,Sorong,5,Sorong selatan,6,Subang,11,Subulussalam,1,Sukabumi,121,Sulawesi Barat,1,Sulawesi Selatan,4,Sulawesi tengah,2,Sulawesi tenggara,1,Sulsel,2,Sumatera Selatan,8,Sumatera Utara,2,Sumba barat daya,1,Sumbawa,3,Sumenep,4,Sumut,3,Sungai Rotan,1,Sungailiat,4,Surabaya,55,Surakarta,4,Takalar,81,Takengo,3,Takengom,2,Takengon,362,Takengon Terkini,1,Talang Padang,1,Tanah Jawa,1,tangerang,18,Tangerang Selatan,3,Tanggamus,1,Tanimbar,1,Tanjung agung,5,Tanjung Alai,3,Tanjung Enim,1,tanjungpinang,1,Tapanuli selatan,13,Tapsel,1,Taput,1,Tasikmalaya,20,Tebo,4,Technology,90,Teekini,1,Tegal,1,Temanggung,2,Tengah,1,Ter,1,Terk,1,Terkait,1,Terkini,10793,Terkini Bekasi Daerah,2,Terkini Bekasi Jakarta Nasional,1,Terkini Daerah,102,terkini daerah Jakarta,5,Terkini Daerah Nasional,1,Terkini Jakarta,3,Terkini Opini,1,terkini⁴,1,Terkni,1,Tkengon,1,Toba,3,Tobadak,1,tokyo,2,Toraja,1,Tulang Bawang,7,Tulang bawang barat,1,Tulungagung,2,Twekini,2,Waisai,13,Wajo,1,Way kanan,246,way kanan Lampung,1,Waykanan,1,Wisata,1,wonogiri,1,Wonosobo,1,Wotgalih,1,Yogyakarta,16,
ltr
item
radarjakarta.net: KPM BPNT DS Pabangbon Terima Beras 11Kg Kwalitas premium Dipertanyakan
KPM BPNT DS Pabangbon Terima Beras 11Kg Kwalitas premium Dipertanyakan
https://lh3.googleusercontent.com/-14lKPQOGZEc/YYHXLtyAmXI/AAAAAAAAzdo/tjV0-cqdJ8gZsSD1JkemKn756iNKUVxqQCLcBGAsYHQ/s1600/1635899178829264-0.png
https://lh3.googleusercontent.com/-14lKPQOGZEc/YYHXLtyAmXI/AAAAAAAAzdo/tjV0-cqdJ8gZsSD1JkemKn756iNKUVxqQCLcBGAsYHQ/s72-c/1635899178829264-0.png
radarjakarta.net
http://www.radarjakarta.net/2021/11/kpm-bpnt-ds-pabangbon-terima-beras-11kg.html
http://www.radarjakarta.net/
http://www.radarjakarta.net/
http://www.radarjakarta.net/2021/11/kpm-bpnt-ds-pabangbon-terima-beras-11kg.html
true
648782575313724783
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy