TERKINI$type=one$count=3

Terkini (11687)

Dituding Palsukan Surat Kematian Ortu, Allung Padang: Saya Dizalimi

Palopo, Radar Jakarta.net Terdakwa kasus dugaan pemalsuan surat kematian orangtuanya, Allung Padang, merasa terzalimi atas prose...

Palopo, Radar Jakarta.net
Terdakwa kasus dugaan pemalsuan surat kematian orangtuanya, Allung Padang, merasa terzalimi atas proses hukum yang menjerarat dirinya.
Tuduhan pemalsuan surat kematian yang dialamatkan pada dirinya dunilai tidak mendasar, yang malah menjerat dirinya hingga proses penuntutan di persidangan.
Pada 7 Oktober 2021 lalu, Allung dituntut 2,6 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Palopo bersama terdakwa lainnya, yakni Pina Takuran yang tak lain adalah mantan Lurah Lagaligo, Kota Palopo.

"Sejak awal kasus yang menimpa saya ini janggal adanya. Di mana, surat kematian yang dituduhkan palsu namun menurut mantan lurah yang sekarang jadi terdakwa itu sah," katanya kepada wartawan, Minggu (17/10/2021).
Dipersidangan, kata Allung, dakwaan awal dari jaksa malahan menyebutkan surat kematian itu sah."Tapi, di materi tuntutan eh dinyatakan palsu untuk menjerat saya dengan tuntutan 2,6 tahun penjara," ungkapnya.

Untuk itu, kata Allung, dirinya akan tetap bersikukuh melawan ketidakadilan. Soalnya, surat kematian yang disebut palsu itu juga dituduhkan sebagai alat bagi Allung menggugat proses perdata atas lahan di Jl.Durian.

Setidaknya ada empat surat kematian yang terbit setelah ibunya Hj.Jahrah meninggal dunia.
Dia mengakui dirinya sempat mengurus akta  kematian ke Disdukcapil untuk menindaklanjuti terbitnya surat kematian dari kelurahan yang diurus oleh M.Ridwan, menantu dari sepupu Hj.Jahrah bernama Hj.Aminah.

Surat itu ditindaklanjuti ke Disdukcapil agar diterbitkan akta kematian sebagai bukti bahwa,Hj.Jahrah telah meninggal dunia, bukan sebagai bahan untuk gugatan perdata.

"Akta kematian sama sekali tidak digunakan untuk gugatan perdata. Lalu, untuk apalagi surat kematian yang terbit kedua, ketiga, dan keempat," jelasnya.
Apalagi, proses gugatan memang sudah sementara  berjalan saat ibunya Hj.Jahrah meninggal dunia.

Setidaknya ada empat kali surat kematian atas almarhumah Hj.Jahrah, ibu Allung. Dan surat kedua, ketiga, dan keempat sama sekali tidak diketahui oleh Allung.
"Ini kan aneh, kenapa tiba-tiba muncul surat kematian kedua sampai keempat yang dituduhkan bahwa saya yang membuat atau mengurus surat itu. Ada apa?"imbuhnya.

Menurut Allung, surat kematian itu tidak ada kaitannya dengan gugatan perdata terdahulu. Toh, lanjut dia, terbukti pihaknya menang kasasi di Mahkamah Agung (MA).
Dia juga heran, karena tiba-tiba pihak Pemerintah Kota (Pemkot)  Palopo melalui Kabid Aset melaporkan dirinya ke Polres Palopo dengan tuduhan memalsukan surat kematian.

Yang mengherankan lagi, karena selain tuduhan pemalsuan surat kematian dirinya juga difitnah menggunakan surat kematian dan akta kematian itu untuk keperluan gugatan perdata yang dimenangkannya di MA.

Allung bahkan sempat ditahan selama 56 hari dalam surat penahanan yang ditandatangani Kasat Reskrim, AKP. Andi Aris Abubakar.

Dia lalu dilepas saat kasus ditangani Kejari setempat, namun kasus tetap berlanjut hingga ke pengadilan dan tidak lagi berstatus tahanan.
"Semua kezaliman akan kalah dengan kebenaran. Dan pasti akan terungkap. Saya sampai detik ini bertanya-tanya, ada apa sebenarnya dalam proses hukum yang terkesan dipaksakan ini terhadap saya," jelasnya.

"Surat kematian ini produk lurah, kok yang keberatan Kabid Aset Pemkot Palopo. Apa legal standingnya melaporkan hal ini. Katanya mendapat surat kuasa dari wali kota, tapi dia tidak mampu perlihatkan surat kuasa itu di persidangan," tambah Allung.

Karena itu, Allung berharap agar Kejagung dan Kapolri terketuk hatinya melihat kinerja jajarannya yang terkesan memaksakan proses hukum ini.
"Saya juga mohon keadilan Bapak Presiden, Bapak Kapolri, dan Bapak Jaksa Agung atas apa yang saya alami saat ini. Saya yakin bahwa keadilan di negeri yang tercinta pasti masih ada. Hanya mungkin masih tersembunyi bagi saya keadilan itu," kata Allung dengan wajah sedih.

Diketahui, Allung merupakan ahli waris dari orang tua (ortu) angkatnya, Hj.Jahrah, pemilik lahan yang memenangkan kasus perdata terhadap Pemkot Palopo di Jl.Durian, Kota Palopo.

Sebelumnya, Pemkot Palopo membangun pertokoan di atas lahan milik Hj.Jahrah. Setidaknya ada ratusan ruko yang dibangun Pemkot Palopo, namun kalah oleh gugatan Hj.Jahrah pemilik sekitar 60 ruko di antaranya.

Namun dalam prosesnya, Hj.Jahrah meninggal dunia dan Allung dipercaya sebagai ahli waris dan memenangkan gugatan perdata tersebut melalui putusan MA.

Setelah dinyatakan menang kasasi oleh MA, Allung masih penuh harapan kepada Ketua Pengadilan Negeri Palopo untuk segera melakukan eksekusi atas lahan tersebut.
Demikian Radar Jakarta.net mewartakan, Rabu (20/10/2021).

Reporter: Andi Abdul Razak B.Wahiduddin.
Editor: Ra Ja.net/redaksi.
Nama

Aceh,145,Aceh barat daya,1,Aceh besar,7,Aceh kab Simeuleu,1,Aceh Selatan,3,Aceh Singkil,33,Aceh Tamiang,42,Aceh tengah,117,Aceh tenggara,2,Aceh timur,7,Aceh Utara,4,Aharuddin,1,Ambon,1,Asahan,11,Babar parittiga,1,Badung Barat,1,Bagan batu,3,Bagan sapta permai,1,Bagan siapi-api,1,Bagan Sinembah,6,Baharkam,3,Bali,4,Balige,3,Balikpapan,3,Banda Aceh,69,BANDAR LAMPUNG,12,Bandar lampunh,1,bandung,73,Bandung barat,90,Banga,1,Bangka,256,Bangka barat,6,Bangka Belitung,26,Bangka selatan,2,Bangka tengah,3,BANGKINANG,2,Banjarnegara,2,Bantaeng,10,Banten,16,Banyuasin,2,Banyumas,13,banyuwangi,5,Baradatu,3,Barito Utara,1,Baru bara,2,Batam,4,Batang,75,Batu Bara,330,Batu bata,2,Batubara,386,Baturaja,1,Batusangkar,1,Baubau,1,Bekasi,111,Bekasi Terkini,1,Bekasi Terkini Daerah,1,Belawan,8,Belida Darat,1,Belimbing,1,Belinyu,14,Belopa,5,Belu,1,Bener meriah,1,Bener meriah,52,Bengkalis,5,Bengkulu,10,berita terkini,439,Bireuen,2,Bisnis,4,Blangkejeren,1,Blitar,8,Bnadung Barat,1,Bogor,102,Bojonegoro,2,Boyolali,4,Brebes,6,calang,1,ciamis,5,Cianjur,5,Cibinong,2,Cikampek,1,Cikarang,5,Cilegon,3,Cilengsi,1,cimahi,7,Cirebon,10,daera,1,Daerah,805,daerah Jakarta terkini,1,Daerah Terkini,214,daerah Terkini nasional,15,daerah Terkini nasional internasional,1,Dairi,1,Dangku,1,Deaerah,1,Deli serang,1,Deliserdang,3,Demak,3,Denpasar,7,Depok,30,Desa Kuripan,1,Desa Ngempit,1,Distrik Kofiau,1,Donggala,2,DPRD Kab. Bekasi,13,DPRD Kota Bekasi,13,Dumai,686,Dunai,1,Duri,4,Ekonomi,84,Farrah,2,Gakalar,1,Garut,3,Gayo Lues,6,Gelumbang,1,Global,1,Gorontalo,1,Gowa,4,gresik,7,Grobogan,2,Gunung kidul,1,Gunung megang,11,Gunung Raja,2,Gunungsitoli,1,Halmahera,2,Hamparan Perak,1,Health info,1,Indramayu,7,Inhu,2,Internasional,33,jakarta,906,Jakarta Terkini daerah,3,jakrta radar jakarta.net,7,Jambi,51,Jateng,3,Jatim,2,Jawa timur,1,Jayapura,3,Jember,2,Jembrana,1,Jeneponto,2,JEPARA,4,Jetis,2,jombang,4,Kab,1,Kab Bandung,46,Kab Bekasi,2,Kab Tangerang,1,kab. bandung,9,Kab. bekas,1,Kab. Bekasi,35,Kab. Katingan,1,Kab. Semarang,2,Kab. Way kanan,1,Kab.Aceh Tengah,1,Kab.Bandung,7,Kab.Bangka,1,Kab.Barito Utara,1,Kab.Batang,1,Kab.Bekasi,90,Kab.Bener Meriah,1,Kab.Bogor,1,Kab.Bondowoso,1,Kab.Bungo,1,Kab.gayo Lues,1,Kab.Jeneponto,1,Kab.Jombang,1,Kab.Kampar,3,Kab.Karawang,1,Kab.Katingan,2,Kab.Kaur,10,Kab.lahat,1,Kab.Lampung Utara,1,Kab.landak,3,Kab.Lebak,2,Kab.Luwu,6,Kab.Madiun,2,Kab.Mamuju,4,Kab.Manggarai,1,Kab.Maros,1,Kab.Nganjuk,1,Kab.Ngawi,2,Kab.Nias,1,Kab.Pasuruan,3,Kab.Ponorogo,10,Kab.Raja Ampat,1,Kab.Serang,3,Kab.Sidoarjo,1,Kab.Simalungun,1,Kab.Sintang,1,Kab.Subang,1,Kab.Sukabumi,1,Kab.Tangerang,5,Kab.Tapanuli Selatan,1,Kab.tulang bawang,2,Kab.Wat kanan,1,Kab.Way kanan,34,Kaban. Bekasi,1,Kabarhakam,4,Kabupaten wajo,1,Kakimantan tengah,1,Kalideres,1,Kalimantan,8,Kalimantan barat,2,Kalimantan Tenga,1,Kalimantan tengah,708,Kalimantan tengah. Terkini,1,Kalimantan timur,2,Kalteng,2,Kampar,26,Kapuas hulu,1,karang wangi,1,Karawang,7,Karimun,1,Karo,1,Katingan,26,Katingan hilir,1,Katingan tengah,3,Kaur,14,Kebumen,1,Kec.Kuok,1,Kec.Paron,1,Kediri,54,Keerom,2,Kelekar,2,Kendal,68,Kendsri,1,Keranji paidang,1,Ketapang,2,klaten,8,Koba,1,Kota Bekasi,1,kota bumi,1,Kota pangkal pinang,1,Kota Pasuruan,1,Kota Sorong,1,Kota Tangerang,1,Kotabumi,3,Kotawaringin,1,Kotawaringin timur,2,Kotim,1,Kriminal,2,Kuala babe,1,Kuala Bebe,1,Kuala Behe,4,Kuala Kapas,1,Kuansing,1,kudus,1,Kuliner,4,Kutai Kartanegara,1,Labuan Bajo,1,Labuhan,4,Labuhan batu,10,Labuhan selatan,1,Labuhanbatu,176,Labuhanbatu raya,6,Labuhanbatu Selatan,3,Labuhanbatu Utara,7,Labuhanbatu. Terkini,1,Labura,14,Labusel,2,Laguboti,1,Lahar,2,Lahat,198,lamongan,2,Lamping utara,1,Lampung,32,Lampung barat,9,Lampung Selatan,21,Lampung Tengah,2,Lampung timur,2,Lampung Utara,251,Landak,43,Langkat,1,Langsa,1,Lebak,173,Lebak Banten,1,Lebak Selatan,2,Lembak,1,Lhoeksumawe,1,Lhokseumawe,9,Lhoksuemawe,1,Lhoksukon,1,Lhoksumawe,2,Lige,1,Linge,5,Linge Aceh,3,lingga,1,Lingko Lolok,1,Loksumawe,2,Lombo timur,1,Lombok tengah,1,Lubai,1,Lubai ulu,3,Lubuk Linggau,2,Lumanjang,1,Lumut Aceh tengah,1,Lutra,3,Luwu,9,Luwu utara,2,Madina,13,Madinah,1,Madiun,20,Madura,1,Magelang,6,Majalengka,3,Majene,4,Makasar,4,Makassar,110,Malaka,2,Malang,7,Malaysia,1,Maluku,15,Mamas,1,Mamasa,4,Mamuju,314,Mamuju tengah,2,Manado,2,Mandailing,1,Mandailing natal,2,Mandor,2,Manggarai,5,Manggarai Barat,1,Manggarai timur,4,Manokwari,1,Marelan,1,Marina,2,Maros,2,Marsandi,1,Martapura,2,mataram,1,Mateng,85,Medan,61,Medium,2,Melawai,2,Melawi,15,Mempawa hulu,1,Menjalin,4,Merak,2,Meranti,1,Merauke,1,Merawang,1,Mesuji,5,Meulaboh,1,Minahasa,1,Mojokerto,6,Morowali,18,Muara Enim,538,Muara enom,1,Muara kuang,1,Muara Teweh,63,Muaratar,1,muaratara,8,Muba,1,Mukomuko,40,Muratara,382,Musi Banyuasin,1,Musi Rawas,1,Musi Rawas Utara,1,Myanmar,1,Nabire,1,Naga raya,1,Nagan,1,Nagan raya,19,Narsandi,1,Nasional,226,nasional Terkini,1,Nasionsl,1,National,1,Natuna,1,News,185,news maker,10,Ngabang,3,Nganjuk,10,Ngantuk,1,Ngawi,3,Ngrayun,1,Nias,1,NTB,1,Ogan Ilir,5,Ogan Komering,2,Oke timur,2,Oku,2,Oku Selatan,3,Oku timur,31,okutimur,1,Olahraga,1,Otomotif,54,Padang,1,Padang lawas,1,Padangsidimpuan,1,Pagaralam,1,Pakpak Bharat,1,Palangkaraya,5,Palembang,205,Palembayan,1,Pali,5,Palopo,1,Palu,9,Paluta,1,Pandeglang,226,Pangkal,1,Pangkal pinang,24,Pangkalan Babat,1,Pangkep,1,Papua,9,Papua barat,3,parepare,1,Pariwisata,5,Pasang kayu,1,Pasangkayu,109,Pasuruan,19,Pati,1,Pekalongan,2,Pekanbaru,110,Pelelawan,1,Pemalang,33,Pemalang Terkini,1,Pemali,1,Pematang Siantar,4,Pemkab Bekasi,16,Pemkot Bekasi,1,Pendidikan,21,Pengetahuan,1,Peristiwa,19,Pesawaran,56,Pide Tékini,1,Pilkada,2,polewali mandar,1,Polhukam,276,politik,5,Polman,14,Ponorogo,54,Pontianak,4,Popular,1,Porsea,1,Prabumulih,1,Pringsewu,1,probolinggo,4,Purwakarta,3,Purwokerto,2,Purworejo,1,radar jakarta.net,224,ragam,1,Raja Ampat,65,Rambang niru,3,Rantau Prapat,3,Rantau prapatan,1,Redelong,84,Redelung,1,regional,18,RIAU,8,Rokan hilir,7,Salatiga,2,Samarinda,2,Sambas,1,Samosir,1,Sampit,10,Samuda,1,Sanggau,1,Saumlaki,1,Sei rampah,2,Selayar,231,Selebriti,2,Semarang,27,Sengah temila,3,Sengkang,1,Serang,24,Serang Banten,1,Serdang Bedagai,35,Serdang berangan,1,Sergai,2,Seruyan,1,Siak,3,Siantar,2,Siborong-borong,1,Sidas,3,Sidempuan,1,Sidikalang,1,Sidoarjo,18,Sidoharjo,1,Sigli,1,simalungun,54,Simeuleu,1,Singkawang,1,Singkil,2,Sintang,2,Sipungguk,2,Sleman,4,Solo,5,Solok,1,solok selatan,1,Sopeng,1,Sorong,5,Sorong selatan,6,Subang,12,Subulussalam,1,Sukabumi,122,Sulawesi Barat,1,Sulawesi Selatan,4,Sulawesi tengah,2,Sulawesi tenggara,1,Sulsel,2,Sumatera Selatan,8,Sumatera Utara,2,Sumba barat daya,1,Sumbawa,3,Sumenep,4,Sumut,3,Sungai liat,1,Sungai Rotan,1,Sungailiat,9,Surabaya,55,Surakarta,4,Takalar,87,Takengo,3,Takengom,2,Takengon,382,Takengon Terkini,1,Talang Padang,1,Tamilah,1,Tanah Jawa,1,tangerang,19,Tangerang Selatan,3,Tanggamus,1,Tanimbar,1,Tanjung agung,5,Tanjung Alai,3,Tanjung Enim,1,Tanjung Pandan,1,tanjungpinang,1,Tapanuli selatan,21,Tapsel,4,Taput,1,Tasikmalaya,20,Tebo,4,Technology,90,Teekini,1,Tegal,1,tekini,1,Temanggung,2,Tengah,1,Ter,1,Terk,1,Terkait,1,Terkini,11687,Terkini Bekasi Daerah,2,Terkini Bekasi Jakarta Nasional,1,Terkini Daerah,102,terkini daerah Jakarta,5,Terkini Daerah Nasional,1,Terkini Jakarta,3,Terkini Opini,1,terkini⁴,1,Terkni,1,Tkengon,1,Toba,3,Tobadak,1,tokyo,2,Toraja,1,Tulang Bawang,7,Tulang bawang barat,1,Tulung agung,1,Tulungagung,2,Twekini,2,Waisai,13,Wajo,1,Way kanan,283,way kanan Lampung,1,Waykanan,1,Wisata,1,wonogiri,1,Wonosobo,1,Wotgalih,1,Yogyakarta,17,
ltr
item
radarjakarta.net: Dituding Palsukan Surat Kematian Ortu, Allung Padang: Saya Dizalimi
Dituding Palsukan Surat Kematian Ortu, Allung Padang: Saya Dizalimi
https://lh3.googleusercontent.com/-EWdaxOYDw2o/YW-qK1b007I/AAAAAAAAyM8/mfGFsAWYX6ojtWc52UNZ9NyPCcfo0gDGQCLcBGAsYHQ/s1600/1634708006665856-0.png
https://lh3.googleusercontent.com/-EWdaxOYDw2o/YW-qK1b007I/AAAAAAAAyM8/mfGFsAWYX6ojtWc52UNZ9NyPCcfo0gDGQCLcBGAsYHQ/s72-c/1634708006665856-0.png
radarjakarta.net
http://www.radarjakarta.net/2021/10/dituding-palsukan-surat-kematian-ortu.html
http://www.radarjakarta.net/
http://www.radarjakarta.net/
http://www.radarjakarta.net/2021/10/dituding-palsukan-surat-kematian-ortu.html
true
648782575313724783
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy