TERKINI$type=one$count=3

Terkini (4990)

Diduga sakit hati karena status WA, seorang oknum guru tega aniaya kerabat iparnya

Pasuruan, Radar Jakarta.net Diduga sakit hati karena status WA, seorang oknum guru tega aniaya kerabat iparnya sampai babak belu...

Pasuruan, Radar Jakarta.net
Diduga sakit hati karena status WA, seorang oknum guru tega aniaya kerabat iparnya sampai babak belur (Selasa, 18 Agustus 2020 pukul 18.30 WIB)
   
Nurul Alfiyah (33) warga Dusun Warungdowo Selatan RT 01 RW 09, Desa Warungdowo, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan yang dianiaya oknum guru yang tidak lain masih kerabat iparnya sendiri lantaran status WA masih tidak mempercayai kalau kerabat iparnya tersebut tega melakukan pemukulan terhadap dirinya.

Berdasarkan informasi yang didapat, Nunuk Supriyanti (53) warga Dusun Warungdowo RT01 RW 09, Desa Warungdowo, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan yang merupakan seorang guru SMAN 1 Gondangwetan ini menganiaya Nurul Alfiyah pada hari Selasa (18/08/2020) tepat didepan teras rumah korban sendiri. Awalnya pada pagi hari telah terjadi perselisihan antara Nunuk  Supriyanti dengan Nurul Alfiyah yang disebabkan kata-kata di status WA yang dibuat oleh Nurul Alfiyah. Nunuk Supriyanti merasa bahwa status WA tersebut dibuat untuk menyindir dirinya, yang selanjutnya menyebabkan terjadinya pertengkaran. 

Malam harinya sekira pukul 18.30 WIB, sewaktu Nurul Alfiyah berada di teras rumahnya, tiba-tiba Nunuk Supriyatin datang dan langsung menyerang kerabat iparnya itu dengan melakukan pemukulan menggunakan sebuah dompet yang tepat mengenai pipi kanan kerabat iparnya itu. Melihat istrinya dipukuli, Jainul Arifin (44) yang merupakan suami dari Nurul Alfiyah segera melerai pertengkaran tersebut dan melindungi istrinya agar tidak mendapat pukulan lagi dari kerabat iparnya. 
Karena dirasa situasi sudah tenang, Jainul mengajak istrinya untuk masuk ke dalam rumah. Namun secara mendadak dari arah belakang, Nunuk masih melakukan penyerangan. 

Pukulan dari Nunuk tepat mengenai belakang kepala Nurul sehingga mengakibatkan Nurul jatuh tersungkur ke depan. Tanpa menunggu lama, Jainul pun menolong istrinya yang terjatuh dan membawanya masuk ke dalam rumah tanpa menghiraukan Nunuk yang masih marah-marah. Keesokan harinya, Nurul mengalami pusing dan nyeri di kepalanya akibat dari pukulan oknum guru tersebut. 

Lantaran hal itu lah, Jainul beserta istrinya memutuskan untuk melaporkan kejadian itu ke Polsek terdekat (Polsek Pohjentrek). Selanjutnya petugas Polsek Pohjentrek membawa korban ke Puskesmas Gondangwetan untuk dirawat secara medis serta dimintakan visum et repertum.

Kapolsek Pohjentrek, Iptu Kamaroeddin Arif Soelaiman melalui Bripka Rully Andy Irawan selaku Kanit Reskrim Polsek Pohjentrek membenarkan kejadian pemukulan tersebut yang dilakukan oleh seorang oknum guru. "Sebelumnya hubungan antara korban dan terlapor memang tidak harmonis dan sering terjadi perselisihan. Diduga karena perebutan tanah waris dan tuduhan pencurian yang awalnya menyebabkan perselisihan diantara mereka" ujar Bripka Rully. 
Ditambahkan oleh Bripka Rully, akibat pemukulan itu korban mengalami luka nyeri pada kepala bagian atas sebelah kiri, luka lebam, luka memar pada pipi sebelah kanan dan luka lecet di telinga kanan serta di bagian leher korban. "Karena terlapor tidak kooperatif maka terpaksa kita lakukan penahanan pada hari Jumat (11/10/2020)" imbuh Bripka Rully di akhir pembicaraan.

 (Tony)

COMMENTS

Nama

Aceh,45,Aceh kab Simeuleu,1,Aceh Selatan,2,Aceh Singkil,6,Aceh Tamiang,42,Aceh tengah,49,Aceh tenggara,2,Aceh timur,5,Aceh Utara,3,Ambon,1,Asahan,1,Badung Barat,1,Bagan Sinembah,1,Baharkam,3,Bali,1,Balige,2,Balikpapan,2,Banda Aceh,5,BANDAR LAMPUNG,2,bandung,58,Bandung barat,75,Bangka,7,Bangka Belitung,4,BANGKINANG,1,Banjarnegara,1,Bantaeng,5,Banten,11,Banyumas,7,banyuwangi,3,Barito Utara,1,Batam,1,Batang,71,Batu Bara,61,Batu bata,1,Batubara,141,Batusangkar,1,Bekasi,89,Bekasi Terkini,1,Belawan,2,Belopa,5,Bener meriah,1,Bener meriah,25,Bengkulu,3,berita terkini,439,Bisnis,4,Blangkejeren,1,Blitar,1,Bnadung Barat,1,Bogor,12,Bojonegoro,1,Boyolali,1,Brebes,3,calang,1,ciamis,2,Cianjur,2,Cibinong,1,Cikarang,5,Cilegon,2,Cilengsi,1,cimahi,6,Cirebon,10,Daerah,177,Daerah Terkini,7,Dairi,1,Dangku,1,Demak,3,Denpasar,5,Depok,28,Desa Kuripan,1,Desa Ngempit,1,Donggala,2,DPRD Kab. Bekasi,13,DPRD Kota Bekasi,13,Dumai,195,Ekonomi,84,Garut,3,Gayo Lues,4,Global,1,Gorontalo,1,Gowa,1,gresik,6,Grobogan,1,Gunung kidul,1,Gunung megang,2,Gunungsitoli,1,Hamparan Perak,1,Health info,1,Indramayu,3,Inhu,1,Internasional,29,jakarta,635,jakrta radar jakarta.net,7,Jambi,35,Jateng,2,Jawa timur,1,Jayapura,2,Jember,2,Jembrana,1,Jeneponto,2,JEPARA,4,Jetis,2,jombang,3,Kab,1,Kab Bandung,46,Kab Bekasi,2,Kab Tangerang,1,kab. bandung,9,Kab. bekas,1,Kab. Bekasi,35,Kab. Katingan,1,Kab. Semarang,2,Kab. Way kanan,1,Kab.Aceh Tengah,1,Kab.Bandung,3,Kab.Barito Utara,1,Kab.Batang,1,Kab.Bekasi,87,Kab.Bener Meriah,1,Kab.Bogor,1,Kab.Bondowoso,1,Kab.gayo Lues,1,Kab.Jeneponto,1,Kab.Jombang,1,Kab.Kampar,3,Kab.Karawang,1,Kab.Katingan,2,Kab.Kaur,10,Kab.lahat,1,Kab.Lampung Utara,1,Kab.Lebak,2,Kab.Luwu,5,Kab.Madiun,2,Kab.Mamuju,4,Kab.Manggarai,1,Kab.Maros,1,Kab.Nganjuk,1,Kab.Ngawi,2,Kab.Pasuruan,3,Kab.Ponorogo,10,Kab.Raja Ampat,1,Kab.Serang,3,Kab.Sidoarjo,1,Kab.Subang,1,Kab.Tangerang,4,Kab.Tapanuli Selatan,1,Kab.Wat kanan,1,Kab.Way kanan,34,Kaban. Bekasi,1,Kabarhakam,4,Kalideres,1,Kalimantan,5,Kalimantan tengah,277,Kalimantan timur,2,Kalteng,1,Kampar,23,karang wangi,1,Karawang,7,Karimun,1,Karo,1,Katingan,25,Katingan hilir,1,Katingan tengah,3,Kaur,14,Kebumen,1,Kec.Kuok,1,Kec.Paron,1,Kediri,1,Keerom,2,Kendal,68,klaten,1,Kota Pasuruan,1,Kota Sorong,1,Kota Tangerang,1,Kuala Kapas,1,Kuansing,1,kudus,1,Kuliner,4,Kutai Kartanegara,1,Labuan Bajo,1,Labuhan,4,Labuhan batu,7,Labuhanbatu,48,Labuhanbatu Selatan,2,Labuhanbatu Utara,6,Lahar,2,Lahat,74,lamongan,1,Lampung,9,Lampung barat,8,Lampung Selatan,3,Lampung Tengah,1,Lampung Utara,112,Langsa,1,Lebak,104,Lebak Banten,1,Lhokseumawe,1,Lhoksukon,1,lingga,1,Lingko Lolok,1,Loksumawe,2,Lombo timur,1,Lubuk Linggau,2,Lumanjang,1,Lutra,1,Luwu,9,Madiun,20,Magelang,5,Majalengka,2,Majene,1,Makassar,80,Malaka,1,Malang,4,Maluku,10,Mamuju,60,Mamuju tengah,2,Manado,2,Manggarai,5,Manggarai Barat,1,Manggarai timur,4,Marelan,1,Maros,1,Marsandi,1,mataram,1,Mateng,7,Medan,10,Medium,2,Merak,1,Merauke,1,Meulaboh,1,Minahasa,1,Mojokerto,6,Muara Enim,267,Muara Teweh,41,muaratara,5,Mukomuko,40,Muratara,301,Musi Rawas,1,Musi Rawas Utara,1,Nabire,1,Narsandi,1,Nasional,204,Natuna,1,News,185,news maker,10,Nganjuk,3,Ngawi,3,Ngrayun,1,Ogan Ilir,1,Oke timur,2,Oku timur,31,okutimur,1,Olahraga,1,Otomotif,53,Padang,1,Pakpak Bharat,1,Palangkaraya,3,Palembang,32,Palembayan,1,Pali,5,Palu,8,Paluta,1,Pandeglang,128,Papua,3,parepare,1,Pariwisata,5,Pasang kayu,1,Pasangkayu,81,Pasuruan,13,Pekanbaru,27,Pelelawan,1,Pemalang,3,Pematang Siantar,2,Pemkab Bekasi,16,Pemkot Bekasi,1,Pendidikan,21,Pengetahuan,1,Peristiwa,19,Pilkada,2,polewali mandar,1,Polhukam,276,politik,4,Ponorogo,54,Pontianak,2,Pringsewu,1,probolinggo,4,Purwakarta,2,Purwokerto,1,Purworejo,1,radar jakarta.net,216,ragam,1,Raja Ampat,5,Redelong,2,regional,18,RIAU,5,Rokan hilir,1,Salatiga,1,Samosir,1,Sampit,4,Saumlaki,1,Selayar,172,Selebriti,2,Semarang,20,Serang,13,Serang Banten,1,Serdang Bedagai,1,Siantar,1,Siborong-borong,1,Sidoarjo,18,Sidoharjo,1,simalungun,10,Simeuleu,1,Sipungguk,2,Sleman,4,Solo,3,solok selatan,1,Sopeng,1,Sorong,2,Subang,11,Sukabumi,6,Sulawesi Barat,1,Sulawesi Selatan,4,Sulawesi tenggara,1,Sulsel,2,Sumatera Selatan,7,Sumatera Utara,1,Sumba barat daya,1,Sumbawa,2,Surabaya,26,Surakarta,2,Takengon,82,Talang Padang,1,Tanah Jawa,1,tangerang,9,Tangerang Selatan,2,Tanggamus,1,Tanjung agung,1,Tanjung Alai,3,tanjungpinang,1,Taput,1,Tasikmalaya,10,Technology,90,Tegal,1,Temanggung,2,Tengah,1,Terk,1,Terkait,1,Terkini,4990,Terkini Bekasi Jakarta Nasional,1,Terkini Daerah,10,Terkini Daerah Nasional,1,Terkini Jakarta,2,Tkengon,1,Tobadak,1,tokyo,2,Waisai,6,Way kanan,33,way kanan Lampung,1,wonogiri,1,Wonosobo,1,Yogyakarta,14,
ltr
item
radarjakarta.net: Diduga sakit hati karena status WA, seorang oknum guru tega aniaya kerabat iparnya
Diduga sakit hati karena status WA, seorang oknum guru tega aniaya kerabat iparnya
https://lh3.googleusercontent.com/-UyNdblb-bU0/X1uGmNQKDwI/AAAAAAAANi8/A-9hcMARqKk-iSCdTG77FpAjI74FPgr6gCLcBGAsYHQ/s1600/1599833748967608-0.png
https://lh3.googleusercontent.com/-UyNdblb-bU0/X1uGmNQKDwI/AAAAAAAANi8/A-9hcMARqKk-iSCdTG77FpAjI74FPgr6gCLcBGAsYHQ/s72-c/1599833748967608-0.png
radarjakarta.net
http://www.radarjakarta.net/2020/09/diduga-sakit-hati-karena-status-wa.html
http://www.radarjakarta.net/
http://www.radarjakarta.net/
http://www.radarjakarta.net/2020/09/diduga-sakit-hati-karena-status-wa.html
true
648782575313724783
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy