TERKINI$type=one$count=3

Terkini (4416)

Bupati Matim Jubir Investor

Penulis: Ferdinando Saferi (Plt Ketua GmnI Cab. Makassar) Makassar, Radarjakarta.net  Saya teringat pesan dari George R.R.Martin...

Penulis: Ferdinando Saferi (Plt Ketua GmnI Cab. Makassar)
Makassar, Radarjakarta.net 
Saya teringat pesan dari George R.R.Martin, dia mengatakan “Seorang pembaca hidup seribu kali sebelum ia mati dan orang yang tidak pernah membaca hanya hidup sekali”, membaca adalah bentuk jalan menuju kehidupan yang takan pernah mati. Semisalnya dalam bentuk kebijakan, kebanyakan orang-orang yang sering membaca pikirannya akan hidup selamanya walaupun visiknya mati. Salah satu orang yang masih hidup pikiranya di Indonesia adalah Bung Karno sebab dia adalah salah satu Presiden Indonesia yang terkenal dengan kebijakan politiknya yang luar biasa, baik dalam Negeri maupun di luar Negeri.

Konsep-konsep kenegaraan yang di bangun Bung Karno begitu luar biasa dan selalu berpihak pada rakyat, karena membaca dapat  mencerdaskan akal dan pikiran. Apa relevansi dengan kebijakan Bupati Matim Agas Andreas, disini saya coba kritik cara berpikirnya. Ok, jadi  kebijakan politik  Agas Andreas untuk membagun Matim sangat bertentangan dengan Nilai Budaya dan Norma Moralitas Kemanusian, mengapa demkian karena kebijakan  Bupati Matim selalu melahirkan persoalan. Dan dalam hal itu saya menilai Agas Adreas tidak sering membaca buku, dari sisi kebijakan kita sudah mengukur kecerdasan akalnya bahwa dia masih di jadikan boneka investor. 

Sering membaca sebenarnya tolak ukur dalam mengambil kebijakan politik, artinya bahwa jika Bupati Matim Agas Andreas sering membaca buku maka dia akan paham kebijakan politik yang tepat untuk membangun Manggarai Timur itu seperti apa. Saya menilai Bupati Matim hari ini tidak pernah membaca dan dia hanya bisa menjadi jubir investor, makna membaca sangat penting dalam kehidupan manusia namun jika manusia tidak pernah membaca maka dia akan mati. Salah satunya adalah otak tidak bisa berpikir rasional, gaya bahasa, dan tutur kata yang tidak memiliki Nilai Estetika yang Rasional adalah bentuk manusia yang tidak pernah membaca, itulah peyakit manusia jika tidak membaca. 

Bupati Matim Agas Andreas menjadi wakil Bupati 2 kali berturut-turut selama Yosep Tote menjabat Bupati Manggarai Timur, selama kepemimpinan mereka berdua Manggarai Timur hanya menikmati perubahan yang sangat sedikit. Seperti yang kita ketahui pembagunan Infrastruktur seperti jalan contohnya di Elar, Elar Selatan, dan Pocoranaka tidak ada perubahan sama sekali. Ini memberikan sinyal buruk sebenarnya, bahwa semenjak Agas Andreas jadi wakil tidak ada perubahan yang nampak di Matim. 

Proses pergulatan politik Pesta Demokrasi di Matim 2018 lalu memberikan Agas Adreas jabatan yang sangat setrategis menjabat  Bupati Matim, setelah Agas Andreas menjabat sebagai Bupati dia sudah pintar menjadi jubir Investor. Seperti yang di lansir dalam vidio dialog Bupati Agas Andreas dengan masyarakat Lingko Lolok Desa Satar Punda yang berdurasi 5:10 (Lima menit sepuluh detik) bertempat di Lingko Lolok desa Satar Punda, dalam video tersebut banyak peryataan Bupati Matim yang merendahkan martabat kemanusian Masyarakat Desa Satar Punda dan Lingko Lolok. 

Narasi arogan Agas Andreas bangun setelah ada salah satu masyarakat Lingko Lolok Desa Satar Punda menanggapi pembicaraan Bupati bahwasannya, masyarakat Desa Satar Punda lebih sejahtera bila mereka hidup bertani. Karena masyarakat desa Satar Punda sudah lelah menjadi budak di tanah sendiri, hal itu di rasakan  saat Tambang Mangan beroprasi di desa mereka. Lalu kalimat yang di lontarkan bupati matim Agas Andreas setelah salah satu warga menolak pabrik semen ini dia mengatakan “Jangan Terlalu BOMBASTIS”, kata BOMBASTIS ini memberikan gambaran buruk pada Agas Andreas bahwa  dia tidak layak menjadi Bupati Manggarai Timur. Etika budaya dalam bertutur kata dalam budaya Manggarai telah di rusaki oleh Agas Andreas, dia telah memberikan contoh buruk sebagai Bupati yang sebenarnya dia adalah Jubir dari rakyat malah berkemuflase menjadi jubirnya Investor.

Apakah selama Agas Andreas menjabat Bupati Matim rakyat makmur? mari kita rekontruksi kembali konflik sebelum  pabrik  semen ramai di perbincangkan,
pertanyaan di atas semacam menciptakan surga sendiri  dan neraka tempatku. Saya mengutip kata itu dari film horor yang berjudul Munafik, kita melihat kebelakang selama Bupati  Agas Andreas memimpin Manggarai Timur selama satu setengah tahun. Dia sudah bayak pecahkan Rekor kartu merah menciptakan konflik misalnya, seperti kasus pembagunan pagar di pasar Borong, pembabatan hutan mangrov di kelurahan Ndra Kecamatan Borong, dan kebijakan untuk selesaikan kasus tapal batas antara Matim dan Ngada di tambah dengan proses Pembagun Pabrik Semen di Lingko Lolok Desa Satar Punda dan seluruh persoalan ini masih memicu konflik. Ini adalah gambaran buruk kepemimpinan Agas Andreas yang hanya melahirkan konflik di tengah-tengah masyrakat Matim.

Dia adalah jubir Investor, kepentingan kaum oligarki  yang di prioritaskan oleh Agas hari ini memicu melenyapkan nilai budaya yang menjadi dasar dari kebijakan. Hal itupun sudah di gadai dengan kepentingan perut pribadinya, maka dari itu satu solusi yang paling kongkrit untuk meretas rantai konflik ini yaitu Bupati Manggarai Timur harus turun dari jabatanya. Ini bentuk protes atas kepedulian kami sebagai pemuda untuk tanah kami Manggarai Timur yang telah di genggam oleh peredator berdarah dingin, dan hal yang paling penting sebenarnya adalah proses pembagunan peningkatan pendapatan daerah di Manggarai Timur bukan dengan kebijakan hadirkan Tambang dan Pabrik tapi lebih kepada pemberdayan petani dalam sektor bertani modern.

Tawaran solusi untuk Agas Andreas, hal yang paling urgen dalam sektor pertanian di Manggarai Timur yang perlu di trasformasi adalah metode bertani Tumpang Sari. Dimana metode Tumpang Sari ini adalah metode bertani yang masih tradisional yang di jalankan masyarakat Matim pada umumnya, hal ini yang paling penting untuk di bahas karena metode bertani ini akan mempengaruhi kelangsungan hidup masyrakat Matim. Jika metode ini di rubah dan bupati mampu melahirkan solusi, saya yakin pendapatan daerah kabupaten Manggarai Timur akan meningkat tanpa hadirkan pabrik dan tambang. Karena metode Tumpang Sari adalah metode bertani yang salah, dan dampaknya pada sector pertanian akan mengurangi hasil panen dan kualitas hasil dari komoditi menurun. 

Semisalnya Komoditi Kopi, apa bila metode bertaninyaTumpang Sari maka akan sangat berpengaruh pada rasa kopi, hasil panen juga akan berkurang  dan hal yang lebih para kemungkinan gagal panen. Metode Tumpang Sari ini adalah metode bertani yang dalam satu lahan bercampur aduk dengan tanaman lain, hal ini yang perlu di tinjau dan hal ini pula jika di rubah maka akan memberikan peningkatan pada pendapatan Daerah Kabupaten Manggarai Timur yang lebih baik. Fungsikan Dinas pertanian untuk lebih melakukan sosialisasi metode bertani yang baik dan modern, jangan jadikan dinas pertanian sebagai hiasan untuk memenuhi syarat birokrasi pemerintahan Manggarai Timur. ini tawaran akhir penulis jika Manggarai Timur mau lebih baik. (*)

Tolak Tambang dan Pabrik Semen di Manggarai Timur!

COMMENTS

BLOGGER: 1
Loading...
Nama

Aceh,36,Aceh kab Simeuleu,1,Aceh Selatan,2,Aceh Singkil,6,Aceh Tamiang,42,Aceh tengah,46,Aceh tenggara,2,Aceh timur,5,Aceh Utara,3,Ambon,1,Asahan,1,Badung Barat,1,Bagan Sinembah,1,Baharkam,3,Bali,1,Balige,2,Balikpapan,2,Banda Aceh,5,BANDAR LAMPUNG,2,bandung,56,Bandung barat,72,Bangka,3,Bangka Belitung,3,BANGKINANG,1,Banjarnegara,1,Bantaeng,4,Banten,10,Banyumas,6,banyuwangi,3,Barito Utara,1,Batam,1,Batang,71,Batu Bara,60,Batu bata,1,Batubara,85,Batusangkar,1,Bekasi,88,Bekasi Terkini,1,Belawan,2,Belopa,5,Bener meriah,24,Bengkulu,3,berita terkini,439,Bisnis,4,Blangkejeren,1,Blitar,1,Bnadung Barat,1,Bogor,11,Bojonegoro,1,Boyolali,1,Brebes,1,calang,1,ciamis,2,Cianjur,2,Cikarang,5,Cilegon,2,Cilengsi,1,cimahi,6,Cirebon,10,Daerah,171,Daerah Terkini,7,Dairi,1,Dangku,1,Demak,3,Denpasar,5,Depok,28,Desa Kuripan,1,Desa Ngempit,1,Donggala,2,DPRD Kab. Bekasi,13,DPRD Kota Bekasi,13,Dumai,144,Ekonomi,84,Garut,3,Gayo Lues,4,Global,1,Gorontalo,1,Gowa,1,gresik,6,Grobogan,1,Gunung kidul,1,Gunung megang,1,Gunungsitoli,1,Hamparan Perak,1,Health info,1,Indramayu,3,Internasional,29,jakarta,617,jakrta radar jakarta.net,7,Jambi,31,Jateng,2,Jawa timur,1,Jayapura,2,Jember,2,Jembrana,1,Jeneponto,2,JEPARA,4,Jetis,2,jombang,3,Kab,1,Kab Bandung,46,Kab Bekasi,2,kab. bandung,9,Kab. bekas,1,Kab. Bekasi,35,Kab. Katingan,1,Kab. Semarang,2,Kab. Way kanan,1,Kab.Aceh Tengah,1,Kab.Bandung,3,Kab.Barito Utara,1,Kab.Batang,1,Kab.Bekasi,73,Kab.Bener Meriah,1,Kab.Bogor,1,Kab.Bondowoso,1,Kab.gayo Lues,1,Kab.Jeneponto,1,Kab.Jombang,1,Kab.Kampar,3,Kab.Karawang,1,Kab.Katingan,2,Kab.Kaur,10,Kab.lahat,1,Kab.Lampung Utara,1,Kab.Lebak,2,Kab.Luwu,5,Kab.Madiun,2,Kab.Mamuju,4,Kab.Manggarai,1,Kab.Maros,1,Kab.Nganjuk,1,Kab.Ngawi,2,Kab.Pasuruan,3,Kab.Ponorogo,10,Kab.Raja Ampat,1,Kab.Serang,3,Kab.Sidoarjo,1,Kab.Subang,1,Kab.Tangerang,4,Kab.Tapanuli Selatan,1,Kab.Wat kanan,1,Kab.Way kanan,34,Kaban. Bekasi,1,Kabarhakam,4,Kalideres,1,Kalimantan,5,Kalimantan tengah,212,Kalimantan timur,2,Kalteng,1,Kampar,22,karang wangi,1,Karawang,7,Karimun,1,Karo,1,Katingan,24,Katingan hilir,1,Katingan tengah,3,Kaur,14,Kebumen,1,Kec.Kuok,1,Kec.Paron,1,Kediri,1,Keerom,2,Kendal,68,klaten,1,Kota Pasuruan,1,Kota Sorong,1,Kota Tangerang,1,Kuala Kapas,1,Kuansing,1,kudus,1,Kuliner,4,Kutai Kartanegara,1,Labuan Bajo,1,Labuhan,4,Labuhan batu,7,Labuhanbatu,48,Labuhanbatu Selatan,2,Labuhanbatu Utara,6,Lahar,2,Lahat,61,lamongan,1,Lampung,8,Lampung barat,7,Lampung Selatan,3,Lampung Tengah,1,Lampung Utara,106,Langsa,1,Lebak,98,Lebak Banten,1,Lhokseumawe,1,Lhoksukon,1,lingga,1,Lingko Lolok,1,Loksumawe,2,Lombo timur,1,Lubuk Linggau,2,Lumanjang,1,Lutra,1,Luwu,9,Madiun,20,Magelang,5,Majalengka,2,Majene,1,Makassar,75,Malang,4,Maluku,10,Mamuju,56,Mamuju tengah,2,Manado,1,Manggarai,5,Manggarai Barat,1,Manggarai timur,4,Marelan,1,Maros,1,Marsandi,1,mataram,1,Mateng,7,Medan,6,Medium,2,Merak,1,Merauke,1,Meulaboh,1,Minahasa,1,Mojokerto,6,Muara Enim,214,Muara Teweh,37,muaratara,5,Mukomuko,40,Muratara,229,Musi Rawas,1,Musi Rawas Utara,1,Nabire,1,Narsandi,1,Nasional,204,Natuna,1,News,185,news maker,10,Nganjuk,3,Ngawi,3,Ngrayun,1,Ogan Ilir,1,Oke timur,2,Oku timur,31,okutimur,1,Olahraga,1,Otomotif,53,Padang,1,Pakpak Bharat,1,Palangkaraya,3,Palembang,32,Palembayan,1,Pali,5,Palu,8,Paluta,1,Pandeglang,93,Papua,3,parepare,1,Pariwisata,5,Pasang kayu,1,Pasangkayu,62,Pasuruan,12,Pekanbaru,18,Pelelawan,1,Pemalang,2,Pematang Siantar,2,Pemkab Bekasi,16,Pemkot Bekasi,1,Pendidikan,21,Pengetahuan,1,Peristiwa,19,Pilkada,2,polewali mandar,1,Polhukam,276,politik,4,Ponorogo,52,Pontianak,2,Pringsewu,1,probolinggo,4,Purwakarta,2,Purworejo,1,radar jakarta.net,215,ragam,1,Raja Ampat,5,Redelong,2,regional,18,RIAU,5,Rokan hilir,1,Salatiga,1,Samosir,1,Sampit,3,Saumlaki,1,Selayar,118,Selebriti,2,Semarang,20,Serang,12,Serang Banten,1,Serdang Bedagai,1,Siantar,1,Siborong-borong,1,Sidoarjo,18,Sidoharjo,1,simalungun,7,Simeuleu,1,Sipungguk,2,Sleman,4,Solo,3,solok selatan,1,Sopeng,1,Sorong,2,Subang,11,Sukabumi,4,Sulawesi Barat,1,Sulawesi Selatan,4,Sulawesi tenggara,1,Sulsel,2,Sumatera Selatan,7,Sumba barat daya,1,Sumbawa,2,Surabaya,26,Surakarta,2,Takengon,73,Talang Padang,1,Tanah Jawa,1,tangerang,9,Tangerang Selatan,2,Tanggamus,1,Tanjung agung,1,Tanjung Alai,3,tanjungpinang,1,Taput,1,Tasikmalaya,10,Technology,90,Tegal,1,Temanggung,2,Tengah,1,Terk,1,Terkait,1,Terkini,4416,Terkini Bekasi Jakarta Nasional,1,Terkini Daerah,10,Terkini Daerah Nasional,1,Terkini Jakarta,2,Tkengon,1,Tobadak,1,tokyo,2,Waisai,6,Way kanan,18,way kanan Lampung,1,wonogiri,1,Wonosobo,1,Yogyakarta,14,
ltr
item
radarjakarta.net: Bupati Matim Jubir Investor
Bupati Matim Jubir Investor
https://lh3.googleusercontent.com/-z-AIaMFWO-s/Xt8mLTS90DI/AAAAAAAAD70/tkRrWmq1jOM9JfTyDLHsPfxbDNXEXtx5QCLcBGAsYHQ/s1600/1591682563880091-0.png
https://lh3.googleusercontent.com/-z-AIaMFWO-s/Xt8mLTS90DI/AAAAAAAAD70/tkRrWmq1jOM9JfTyDLHsPfxbDNXEXtx5QCLcBGAsYHQ/s72-c/1591682563880091-0.png
radarjakarta.net
http://www.radarjakarta.net/2020/06/bupati-matim-jubir-investor.html
http://www.radarjakarta.net/
http://www.radarjakarta.net/
http://www.radarjakarta.net/2020/06/bupati-matim-jubir-investor.html
true
648782575313724783
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy