TERKINI$type=one$count=3

Terkini (3838)

KETUA LPI TIPIKOR JATIM YUDHA WIJAYA,KEMBALI BONGKAR KASUS KASUS KORUPSI DI PASURUAN JATIM

Foto ketua LPI TIPIKOR JATIM Kab, Pasuruan, Radar Jakarta.net Dana Desa ( DD) yang di berikan pemerintah untuk bantuan m...

Foto ketua LPI TIPIKOR JATIM

Kab, Pasuruan, Radar Jakarta.net
Dana Desa ( DD) yang di berikan pemerintah untuk bantuan membangun desa agar lebih baik, tapi DD bukan di pakai untuk keperluan pribadi untuk seorang kepala desa.
                                            
kasus kepala desa yang memakai dana desa tahun 2019 untuk keperluan Pribadi nya sebesar 250 juta.(24/05/2020).

Ini terjadi di daerah  desa Branang ,kecamatan lekok, kabupaten Pasuruan ,jawa timur.
Kepala Desa Koruptor.

Dengan kasus kades memakai DD untuk Pribadi,Kami Mendapat laporan dari masyarakat mengenai  mantan kades Sunandi yang terakhir menjabat tahun 2019 melakukan penyelewengan dana besar-besaran.

Karena tidak melaksanakan Pembangunan yang sudah di Rencanakan oleh pihak desa Branang dan  ketika itu sunandi masih menjabat kepala desa tahun 2019,(Lembaga Pengawasan dan investigasi)Tindak Pidana Korupsi.                             LPI - TIPIKOR JAWA TIMUR,Yang di Pimpin Yudha Wijaya,langsung ambil sikap dan  bergerak dengan tim , untuk sidak langsung ke rumah kades untuk mengecek dan investigasi ke desa  Branang kecamatan Lekok  kabupaten Pasuruan.

Yudha dan tim pun kaget mendengar keterangan dari warga setempat kalau benar yang di laporkan bahwa apa yang di lakukan mantan kades sunandi untuk dana desa DD tahun 2019 sebesar 300 juta ternyata ada beberapa titik yang mana seharus nya di bangun pada tahun 2019, ini banyak yang fiktif (kosong).

Setelah menemui beberapa warga untuk mengali informasi terkait pembangunan di desa Branang, mendapat keterangan informasi lokasi tiga tempat  yang belum di bangun , tentang kinerja buruk sunandi ketika menjabat,

"Yudha wijaya,tidak buang waktu lagi setelah mendapat informasi warga langsung bergerak menemui mantan kades Sunandi untuk investigasi langsung  di rumah orang tua nya,karena suwandi di kabarkan sakit tenggorokan tidak bisa bicara sudah setahun ini.

Takut salah faham ketika introgasi, jadi Tim terpaksa menemui orang tua sunandi,untuk bisa menggali info akurat agar lebih jelas ketika sunandi menjawab pertanyaan kami",Ujar Yudha Wijaya,Di dampingi keluarga sunandi.

"Kami takut karena memakai bahasa isyarat , yang kurang di mengerti oleh Yudha dan tim.                      Ketika Ada beberapa Pertanyaan dari Tim LPI-TIPIKOR jawa timur".

Ketika Yudha Wijaya memberikan Pertanyaan ke sunandi mantan kades, agak berputar-putar  jawaban nya bahkan berbelit-belit dalam mengakui kesalahannya dan ketika itu,Yudha Wijaya memberi pertanyaan kepada sunandi, jawaban nya melalui orang tua nya ,karena bahasa isyarat bahasa sunandi hanya org tua( bapak )sunandi yang paham bahasa nya sunandi.

Ketua LPI TIPIKOR,Yudha wijaya pun berfikir tadi nya ini akal akalan sunandi untuk mengelabui lembaga dan media agar lolos dari jerat  hukum Korupsi,

Tapi Yudha Wijaya,dengan lincah tidak kehabisan akal,kata lelaki yang akrab di panggil Bang Yudha,

 "Saya minta supaya sunandi mengakui apa  yang sudah di lakukan nya untuk DD 2019,Dan akhir nya  investigasi Yudha dengan Sunandi dan akhirnya membuahkan hasil, Sunandi mengakui mengenai DD yang dia pakai nya untuk keperluan Pribadi.

Bang Yudha,yang di kenal  di kalangan LSM dan beberapa media di jawa timur sangat tegas juga tidak pandang bulu dalam menyikapi  kasus Korupsi  atau Pungli yang di lakukan ASN di jawa timur .

Banyak kasus Korupsi di jawa timur yang sudah di ungkap Yudha Wijaya,Hasil dari investigasi lokasi juga pengakuan mantan kades Sunandi  memohon maaf kepada Yudha ketua LPI -TIPIKOR .            Untuk tidak di teruskan ke jalur hukum, ujar Yudha ketika memberi keterangan di depan awak media Radar Jakarta, di sini Sunandi sudah melanggar dalam undang undang Tipikor saya akan bawa kasus ini ke jalur hukum karena sudah merugikan negara sesuai dengan pasal 2 ayat 1 jo pasal3 UU RI nomor 31 tahun 1999 jo RI nomor 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi " ujar Bang Yudha.(donkey88)

COMMENTS

Nama

Aceh,32,Aceh kab Simeuleu,1,Aceh Selatan,2,Aceh Singkil,6,Aceh Tamiang,40,Aceh tengah,35,Aceh tenggara,2,Aceh timur,4,Aceh Utara,3,Ambon,1,Asahan,1,Bagan Sinembah,1,Baharkam,3,Bali,1,Balige,2,Balikpapan,2,Banda Aceh,5,BANDAR LAMPUNG,2,bandung,53,Bandung barat,65,Bangka Belitung,2,BANGKINANG,1,Banjarnegara,1,Bantaeng,4,Banten,10,Banyumas,5,banyuwangi,3,Barito Utara,1,Batam,1,Batang,71,Batu Bara,59,Batu bata,1,Batubara,43,Batusangkar,1,Bekasi,87,Bekasi Terkini,1,Belawan,2,Belopa,4,Bener meriah,22,Bengkulu,3,berita terkini,438,Bisnis,4,Blangkejeren,1,Blitar,1,Bnadung Barat,1,Bogor,11,Bojonegoro,1,Boyolali,1,calang,1,ciamis,2,Cianjur,2,Cikarang,5,Cilegon,2,Cilengsi,1,cimahi,6,Cirebon,10,Daerah,157,Daerah Terkini,7,Dairi,1,Demak,3,Denpasar,5,Depok,28,Desa Ngempit,1,Donggala,1,DPRD Kab. Bekasi,13,DPRD Kota Bekasi,13,Dumai,105,Ekonomi,84,Garut,3,Gayo Lues,4,Global,1,Gorontalo,1,Gowa,1,gresik,6,Grobogan,1,Gunung kidul,1,Gunung megang,1,Gunungsitoli,1,Hamparan Perak,1,Health info,1,Indramayu,3,Internasional,29,jakarta,605,jakrta radar jakarta.net,7,Jambi,28,Jateng,2,Jayapura,2,Jember,2,Jembrana,1,Jeneponto,2,JEPARA,4,Jetis,2,jombang,3,Kab,1,Kab Bandung,46,Kab Bekasi,2,kab. bandung,9,Kab. bekas,1,Kab. Bekasi,35,Kab. Katingan,1,Kab. Semarang,2,Kab. Way kanan,1,Kab.Bandung,3,Kab.Barito Utara,1,Kab.Batang,1,Kab.Bekasi,55,Kab.Bener Meriah,1,Kab.Bondowoso,1,Kab.gayo Lues,1,Kab.Jeneponto,1,Kab.Jombang,1,Kab.Kampar,3,Kab.Karawang,1,Kab.Katingan,1,Kab.Kaur,10,Kab.lahat,1,Kab.Lampung Utara,1,Kab.Lebak,2,Kab.Luwu,5,Kab.Madiun,2,Kab.Mamuju,4,Kab.Manggarai,1,Kab.Maros,1,Kab.Nganjuk,1,Kab.Ngawi,2,Kab.Pasuruan,3,Kab.Ponorogo,10,Kab.Raja Ampat,1,Kab.Serang,3,Kab.Sidoarjo,1,Kab.Subang,1,Kab.Tangerang,4,Kab.Tapanuli Selatan,1,Kab.Wat kanan,1,Kab.Way kanan,27,Kaban. Bekasi,1,Kabarhakam,4,Kalideres,1,Kalimantan,3,Kalimantan tengah,123,Kalimantan timur,2,Kampar,22,karang wangi,1,Karawang,7,Karimun,1,Karo,1,Katingan,2,Katingan hilir,1,Katingan tengah,3,Kaur,11,Kebumen,1,Kec.Kuok,1,Kec.Paron,1,Kediri,1,Keerom,2,Kendal,67,klaten,1,Kota Pasuruan,1,Kota Sorong,1,Kota Tangerang,1,Kuala Kapas,1,Kuansing,1,kudus,1,Kuliner,4,Kutai Kartanegara,1,Labuan Bajo,1,Labuhan,4,Labuhan batu,7,Labuhanbatu,48,Labuhanbatu Selatan,2,Labuhanbatu Utara,6,Lahar,2,Lahat,50,lamongan,1,Lampung,7,Lampung barat,5,Lampung Selatan,2,Lampung Tengah,1,Lampung Utara,103,Langsa,1,Lebak,90,Lebak Banten,1,Lhokseumawe,1,Lhoksukon,1,lingga,1,Lingko Lolok,1,Loksumawe,2,Lombo timur,1,Lubuk Linggau,2,Lumanjang,1,Lutra,1,Luwu,5,Madiun,20,Magelang,5,Majalengka,2,Makassar,72,Malang,4,Maluku,9,Mamuju,51,Mamuju tengah,2,Manado,1,Manggarai,4,Manggarai Barat,1,Manggarai timur,4,Marelan,1,Maros,1,Marsandi,1,mataram,1,Mateng,6,Medan,4,Medium,2,Merak,1,Merauke,1,Meulaboh,1,Minahasa,1,Mojokerto,6,Muara Enim,168,Muara Teweh,29,muaratara,5,Mukomuko,40,Muratara,173,Musi Rawas Utara,1,Nabire,1,Narsandi,1,Nasional,204,Natuna,1,News,185,news maker,10,Nganjuk,3,Ngawi,3,Ngrayun,1,Ogan Ilir,1,Oke timur,2,Oku timur,31,okutimur,1,Olahraga,1,Otomotif,53,Pakpak Bharat,1,Palangkaraya,3,Palembang,32,Palembayan,1,Pali,4,Palu,7,Paluta,1,Pandeglang,79,Papua,3,parepare,1,Pariwisata,5,Pasang kayu,1,Pasangkayu,51,Pasuruan,11,Pekanbaru,12,Pelelawan,1,Pemalang,2,Pematang Siantar,2,Pemkab Bekasi,16,Pemkot Bekasi,1,Pendidikan,21,Pengetahuan,1,Peristiwa,18,Pilkada,2,polewali mandar,1,Polhukam,276,politik,4,Ponorogo,46,Pontianak,2,Pringsewu,1,probolinggo,4,Purwakarta,2,Purworejo,1,radar jakarta.net,214,Raja Ampat,2,Redelong,2,regional,18,RIAU,5,Rokan hilir,1,Salatiga,1,Samosir,1,Saumlaki,1,Selayar,78,Selebriti,2,Semarang,20,Serang,12,Serang Banten,1,Serdang Bedagai,1,Siantar,1,Siborong-borong,1,Sidoarjo,18,Sidoharjo,1,simalungun,4,Simeuleu,1,Sipungguk,2,Sleman,4,Solo,3,solok selatan,1,Sopeng,1,Sorong,2,Subang,11,Sukabumi,4,Sulawesi Barat,1,Sulawesi Selatan,4,Sulawesi tenggara,1,Sulsel,2,Sumatera Selatan,6,Sumba barat daya,1,Sumbawa,2,Surabaya,26,Surakarta,2,Takengon,41,Talang Padang,1,tangerang,9,Tangerang Selatan,2,Tanggamus,1,Tanjung Alai,3,tanjungpinang,1,Taput,1,Tasikmalaya,10,Technology,90,Tegal,1,Temanggung,2,Tengah,1,Terkait,1,Terkini,3838,Terkini Bekasi Jakarta Nasional,1,Terkini Daerah,10,Terkini Daerah Nasional,1,Terkini Jakarta,2,Tkengon,1,Tobadak,1,tokyo,2,Waisai,6,Way kanan,14,way kanan Lampung,1,wonogiri,1,Wonosobo,1,Yogyakarta,14,
ltr
item
radarjakarta.net: KETUA LPI TIPIKOR JATIM YUDHA WIJAYA,KEMBALI BONGKAR KASUS KASUS KORUPSI DI PASURUAN JATIM
KETUA LPI TIPIKOR JATIM YUDHA WIJAYA,KEMBALI BONGKAR KASUS KASUS KORUPSI DI PASURUAN JATIM
https://lh3.googleusercontent.com/-GEYAZRHwCHo/XsvyMMhS2mI/AAAAAAAAC6k/qk_AdhZ7JokR0CqipBBhT4zfxm9Hmjd3wCLcBGAsYHQ/s1600/1590424108553924-0.png
https://lh3.googleusercontent.com/-GEYAZRHwCHo/XsvyMMhS2mI/AAAAAAAAC6k/qk_AdhZ7JokR0CqipBBhT4zfxm9Hmjd3wCLcBGAsYHQ/s72-c/1590424108553924-0.png
radarjakarta.net
http://www.radarjakarta.net/2020/05/ketua-lpi-tipikor-jatim-yudha.html
http://www.radarjakarta.net/
http://www.radarjakarta.net/
http://www.radarjakarta.net/2020/05/ketua-lpi-tipikor-jatim-yudha.html
true
648782575313724783
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy