TERKINI$type=one$count=3

Terkini (2765)

Preman toko Bintang aniaya wartawan, SEKAT RI Percayakan Polisi Usut Tuntas

Makassar, radarjakarta.net Serikat Wartawan Media Online Republik Indonesia (SEKAT-RI) mengutuk keras penganiayaan dan pengancaman warta...


Makassar, radarjakarta.net
Serikat Wartawan Media Online Republik Indonesia (SEKAT-RI) mengutuk keras penganiayaan dan pengancaman wartawan media online bernama Sya’ban Sartono Leky dan mendukung polisi mengungkap kasus ini

Ketua Umum SEKAT-RI, Muhammad Iqbal mengatakan, upaya menghalangi tugas jurnalistik, apalagi tindakan penganiayaan wartawan tidak dibenarkan dan bertentangan dengan Undang-undang Nomor 40/1999, tentang Pers.

“Semoga aparat kepolisian bisa mengungkap kasus ini dengan cepat dan menangkap pelaku” kata Iqbal, Senin (27/4/2020)

Iqbal juga meminta agar oknum yang tidak bertanggungjawab itu memahami dan menghormati tugas jurnalistik dengan baik.

Pentingnya pemahaman penyampaian informasi kepada masyarakat, kata Iqbal adalah bagian dari kontrol sosial yang dijamin oleh undang-undang Pers dan mendapat perlindungan secara hukum.

“Kami prihatin peristiwa penganiayaan rekan kami di Makassar dan meminta kepolisian mengungkap kasus ini serta menangkap pelaku” katanya.

Seperti diberitakan beberapa media online, Sya’ban Sartono Leky (36) seorang wartawan media online di Makassar melaporkan ulah preman ke Polrestabes Makassar, Senin (27/4/2020).

Penyebabnya wartawan kelahiran Marica, Nusa Tenggara Timur (NTT) ini disekap, dianiaya bahkan diancam dibunuh di dalam toko Bintang, Jalan Veteran Selatan pada Sabtu sore.

Peristiwa itu berawal ketika Sya’ban tengah meliput penertiban yang dilakukan oleh Satpol PP Pemkot Makasar terhadap toko penjual aksesoris handphone tersebut.

Penertiban itu guna menegakkan Peraturan Wali Kota (Perwali) Kota Makassar Nomor 22 Tahun 2020 terkait pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) guna memutus mata rantai penularan virus corona.

“Toko itu tetap beroperasi. Padahal sudah ada larangan untuk tidak beroperasi. Pintu toko itu tertutup setengah

“Saya penasaran karena di dalam toko itu saya lihat ada banyak pengunjung. Saya kemudian masuk dan mengambil gambar,” jelas Sya’ban.

Tiba-tiba ia diteriaki dan diintimidasi oleh sejumlah orang. Sya’ban lalu dikuncikan pintu toko. Ia disekap di dalam.

Beberapa di antara orang tersebut menghampirinya. Sya’ban lalu dihakimi. Hpnya hendak dirampas.

Tetapi ia kukuh mempertahankan ponsel miliknya. Orang-orang tersebut minta rekaman video di dalam HP tersebut dihapus.

”Tapi saya menolak. Saya minta bicara dengan pihak yang berkompeten. Namun mereka menolak.

“Saya terus diintimidasi dengan kata-kata kotor. Tak lama kemudian datanglah beberapa orang yang Badan besar-besar.

“Ada yang mengaku wartawan dan pengurus salah satu organisasi wartawan,” ungkap Sya’ban.

Seorang lelaki bertubuh tinggi besar dan berambut gondrong menghampirinya.

Dengan kasar lelaki itu memaksa merampas HP milik Sya’ban. Lagi-lagi Sya’ban menolak.

Namun lelaki berambut gondrong dan mengenakan masker hitam itu marah.

Dia lalu mencekik leher Sya’ban. Karena merasa terancam ia pasrah. HP pun dirampas. Foto-foto dan video yang tersimpan dihapus.

“Mana HPmu. Sini,” bentak lelaki berambut gondrong tersebut dengan wajah sangar sambil menarik ponsel tersebut lalu mendorong Sya’ban dengan kasar.

Dia juga dipukul dan dicekik. Satu jam lebih disekap dan dianiaya di dalam toko Bintang. Diintimidasi seperti penjahat.

“Bukan hanya HP saya yang diambil. KTP, id-card pers dan kartu lainnya juga diambil,” katanya.

Lelaki yang diduga bernama William ini juga mengaku anggota TNI merangkap wartawan.

Bahkan ia mengaku sebagai pengurus DPD salah satu organisasi wartawan di Makassar.

Usai disekap dan dianiaya, Sya’ban lalu ‘dibebaskan’. Sebelum meninggalkan toko Bintang, wartawan kelahiran 15 November 1994 ini diancam akan dibunuh.

‘’Eh, ini KTP kamu sudah ada saya foto. Kalau kamu macam-macam, saya bunuh kamu,” ancam lelaki lainnya.

Sya’ban yang merasa nyawanya terancam tanpa membuang waktu. Dia langsung melaporkan kejadian itu ke Mapolrestabes Makassar.(*andika Saputra)

COMMENTS

Nama

Aceh,25,Aceh kab Simeuleu,1,Aceh Selatan,2,Aceh Singkil,6,Aceh Tamiang,36,Aceh tengah,18,Aceh tenggara,2,Aceh timur,1,Aceh Utara,1,Ambon,1,Baharkam,3,Balige,2,Balikpapan,2,Banda Aceh,4,BANDAR LAMPUNG,1,bandung,46,Bandung barat,44,BANGKINANG,1,Banjarnegara,1,Banten,7,Banyumas,3,banyuwangi,3,Barito Utara,1,Batam,1,Batang,28,Batu Bara,39,Batu bata,1,Batusangkar,1,Bekasi,83,Belawan,2,Belopa,2,Bener meriah,18,Bengkulu,3,berita terkini,438,Bisnis,4,Blitar,1,Bnadung Barat,1,Bogor,10,Bojonegoro,1,Boyolali,1,calang,1,ciamis,2,Cianjur,2,Cikarang,5,Cilegon,2,Cilengsi,1,cimahi,6,Cirebon,10,Daerah,137,Dairi,1,Demak,2,Denpasar,5,Depok,28,Desa Ngempit,1,DPRD Kab. Bekasi,13,DPRD Kota Bekasi,13,Dumai,40,Ekonomi,84,Garut,3,Gayo Lues,2,Global,1,Gorontalo,1,Gowa,1,gresik,6,Gunung kidul,1,Hamparan Perak,1,Health info,1,Indramayu,3,Internasional,29,jakarta,579,jakrta radar jakarta.net,7,Jambi,20,Jateng,1,Jayapura,2,Jember,2,Jembrana,1,Jeneponto,2,JEPARA,3,Jetis,2,jombang,3,Kab,1,Kab Bandung,46,Kab Bekasi,1,kab. bandung,9,Kab. bekas,1,Kab. Bekasi,35,Kab. Katingan,1,Kab. Semarang,2,Kab. Way kanan,1,Kab.Bandung,1,Kab.Barito Utara,1,Kab.Batang,1,Kab.Bekasi,13,Kab.Bener Meriah,1,Kab.Bondowoso,1,Kab.gayo Lues,1,Kab.Jombang,1,Kab.Kampar,3,Kab.Karawang,1,Kab.Katingan,1,Kab.Kaur,10,Kab.lahat,1,Kab.Lebak,2,Kab.Luwu,5,Kab.Madiun,2,Kab.Mamuju,4,Kab.Manggarai,1,Kab.Nganjuk,1,Kab.Ngawi,2,Kab.Pasuruan,3,Kab.Ponorogo,10,Kab.Raja Ampat,1,Kab.Serang,3,Kab.Sidoarjo,1,Kab.Subang,1,Kab.Tangerang,4,Kab.Tapanuli Selatan,1,Kab.Wat kanan,1,Kab.Way kanan,14,Kaban. Bekasi,1,Kabarhakam,4,Kalideres,1,Kalimantan,2,Kalimantan tengah,53,Kalimantan timur,2,Kampar,21,karang wangi,1,Karawang,7,Karimun,1,Karo,1,Katingan,2,Katingan hilir,1,Katingan tengah,3,Kaur,11,Kebumen,1,Kec.Kuok,1,Kec.Paron,1,Kediri,1,Kendal,33,klaten,1,Kota Sorong,1,Kota Tangerang,1,Kuala Kapas,1,kudus,1,Kuliner,4,Kutai Kartanegara,1,Labuhan,4,Labuhan batu,7,Labuhanbatu,48,Labuhanbatu Selatan,2,Labuhanbatu Utara,6,Lahar,2,Lahat,42,lamongan,1,Lampung,5,Lampung Selatan,1,Lampung Tengah,1,Lampung Utara,92,Langsa,1,Lebak,56,Lebak Banten,1,Lhokseumawe,1,Lhoksukon,1,lingga,1,Lingko Lolok,1,Loksumawe,2,Lombo timur,1,Lubuk Linggau,2,Lumanjang,1,Lutra,1,Madiun,19,Magelang,1,Majalengka,2,Makassar,34,Malang,4,Maluku,7,Mamuju,29,Mamuju tengah,1,Manado,1,Manggarai,2,Manggarai Barat,1,Manggarai timur,2,Marelan,1,Maros,1,Marsandi,1,mataram,1,Mateng,3,Medan,4,Medium,2,Merak,1,Merauke,1,Minahasa,1,Mojokerto,6,Muara Enim,58,Muara Teweh,13,muaratara,4,Mukomuko,40,Muratara,74,Musi Rawas Utara,1,Nabire,1,Narsandi,1,Nasional,203,Natuna,1,News,185,news maker,10,Nganjuk,3,Ngawi,2,Ngrayun,1,Ogan Ilir,1,Oke timur,2,Oku timur,28,okutimur,1,Olahraga,1,Otomotif,53,Palangkaraya,3,Palembang,29,Palembayan,1,Palu,7,Paluta,1,Pandeglang,55,Papua,3,parepare,1,Pariwisata,5,Pasang kayu,1,Pasangkayu,31,Pasuruan,10,Pekanbaru,10,Pelelawan,1,Pemalang,1,Pemkab Bekasi,16,Pemkot Bekasi,1,Pendidikan,21,Pengetahuan,1,Peristiwa,18,Pilkada,2,polewali mandar,1,Polhukam,276,politik,4,Ponorogo,39,Pontianak,2,Pringsewu,1,probolinggo,4,Purwakarta,2,Purworejo,1,radar jakarta.net,208,Raja Ampat,2,Redelong,1,regional,18,RIAU,5,Salatiga,1,Samosir,1,Saumlaki,1,Selebriti,2,Semarang,9,Serang,12,Serang Banten,1,Serdang Bedagai,1,Siantar,1,Siborong-borong,1,Sidoarjo,18,Sidoharjo,1,simalungun,3,Simeuleu,1,Sipungguk,2,Sleman,4,Solo,3,solok selatan,1,Sopeng,1,Sorong,2,Subang,11,Sukabumi,2,Sulawesi tenggara,1,Sulsel,2,Sumatera Selatan,5,Sumba barat daya,1,Sumbawa,2,Surabaya,26,Surakarta,1,Takengon,10,Talang Padang,1,tangerang,8,Tangerang Selatan,2,Tanggamus,1,Tanjung Alai,3,tanjungpinang,1,Taput,1,Tasikmalaya,7,Technology,90,Tegal,1,Temanggung,1,Tengah,1,Terkait,1,Terkini,2765,Terkini Bekasi Jakarta Nasional,1,Terkini Daerah Nasional,1,Tkengon,1,Tobadak,1,tokyo,2,Waisai,5,Way kanan,6,way kanan Lampung,1,wonogiri,1,Wonosobo,1,Yogyakarta,12,
ltr
item
radarjakarta.net: Preman toko Bintang aniaya wartawan, SEKAT RI Percayakan Polisi Usut Tuntas
Preman toko Bintang aniaya wartawan, SEKAT RI Percayakan Polisi Usut Tuntas
https://1.bp.blogspot.com/-nTmQfZpZDRg/XqkXksU0olI/AAAAAAACSiw/vCvMT2d79MkOraNsJGWM1IPyBombdGWsgCLcBGAsYHQ/s640/wart.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-nTmQfZpZDRg/XqkXksU0olI/AAAAAAACSiw/vCvMT2d79MkOraNsJGWM1IPyBombdGWsgCLcBGAsYHQ/s72-c/wart.jpg
radarjakarta.net
http://www.radarjakarta.net/2020/04/preman-toko-bintang-aniaya-wartawan.html
http://www.radarjakarta.net/
http://www.radarjakarta.net/
http://www.radarjakarta.net/2020/04/preman-toko-bintang-aniaya-wartawan.html
true
648782575313724783
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy